Desa Bukor Adakan Musyawarah Perencanaan Desa -->
Cari Berita

Desa Bukor Adakan Musyawarah Perencanaan Desa

Thursday, September 7, 2017

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Pemerintah Desa Bukor mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, Selasa (05/09/17) di pendopo Balai Desa Bukor. Musrenbangdes ini merupakan acara rutinitas tahunan yang  menjadi wahana masyarakat untuk menampung partisipasi dalam perencanaan pembangunan di desa 2018.

Hadir dalam musyawarah ini adalah seluruh tokoh masyarakat diantaranya, para ketua RT, RW, Hansip/Linmas, LPMD, BPD, Kader PKK, PKS, Posyandu, Pos Paud, PLD, PD dan Camat Wringin.

Kepala Desa Bukor, Matahari, S.IP dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran, semangat dan partisipasinya dalam proses penyusunan rencana pembangunan di desa Bukor. Kepala Desa Bukor berharap dengan adanya MusrbangDes ini menjadi wahana menampung semua Aspirasi mulai Pembangunan, Pemberdayaan, BUMDES, EMBUNG dan Potensi Alam bisa tertampung semua dan bisa terealisasi di anggaran 2018. Tandasnya

Dalam kesempatan ini para Ketua RT, Kasun dan tokoh masyarakat juga diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi kebutuhan. Selain untuk pembangunan juga pemberdayaan masyarakat.

Selanjutnya, Drs.R Moch Shadiq selaku Camat Wringin, dalam sambutannya mengapresiasi atas kedatangan dan tingkat kehadiran peserta musrenbangdes. 

"Semoga pembangunan di desa Bukor bisa berjalan dengan lancar dengan model penyusunan rencana pembangunan yang sangat baik ini", pungkasnya.

Pak Ahmadi, selaku pemimpin rapat meminta agar nanti dalam paparan Musrenbangdes oleh Kepala Desa mohon di cermati dengan baik, bijak dan cerdas agar peserta nantinya bisa mengerti dan paham akan hasil Musyawarah ini. Diharapkan ada masukan-masukan hal yang bersifat rekonstruktif demi suksesnya pembangunan di desa Bukor.

Dalam Paparan Musrenbang desa, Kepala Desa Bukor mengatakan bahwa rencana pembentukan PKBM menjadi prioritas, karena dengan adanya PKBM, ruang belajar bagi masyarakat akan semakin luas. Selain itu, Kepala Desa juga akan berusaha membangun desa dengan berbasis sosial budaya, dengan cara menghidupkan kembali seni tradisional yang pernah ada di Desa Bukor pada jaman dahulu.

Tanggapan dari peserta Musyawarah :

Dari Hamid selaku tokoh pemuda: meminta penjelasan tentang festival budaya desa, dan seni tradisional. Dijelaskan oleh Kepala Desa Bukor bahwa recana ini akan diadakan setiap tahun untuk mengenalkan potensi desa Bukor kepada dunia luar. Dan ini memerlukan biaya yang cukup besar. Dan ini diharapkan akan menjadi perhatian dan konsistensi dari seluruh masyarakat. 

Selain itu, Tanggapan yang lain oleh masyarakat secara Umum, meminta dibuat Perdes tentang kelestarian lingkungan, hingga menjadi desa Bukor yang berseri dan sehat. Sehingga keseimbangan eksositem dan kelestarian lingkungan terjadi.

Penulis : Afif
Publisher : Faisol