Berikut Pernyataan Sikap DPM-I IAIN Jember

JATIMAKTUAL, JEMBER,- Dewan Perwakilan Mahasiswa Institut (DPM-I) adalah lembaga dalam struktur organisasi kemahasiswaan yang memegang fungsi kontrol terhadap pelaksanaan Garis Besar Haluan Program (GBHP) lembaga kemahasiswaan PTKI. DPM-I sekaligus sebagai lembaga normatif atau legislatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan mahasiswa PTKI, yang memiliki fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa, dan memiliki peran legislasi sebagai subsistem kelembagaan non-struktural di tingkat PTKI. Sistem kerjanya adalah “kolektif-kolegial”. Kolektif berarti bahwa dalam mengambil ketetapan dan keputusan yang mengatasnamakan SEMA harus dilakukan melalui sebuah persidangan yang melibatkan anggota-anggotanya. Sedangkan yang dimaksud dengan kolegial adalah tidak adanya stratifikasi antar anggota, tidak ada perbedaan hak dan kewajiban, kecuali pada tanggung jawab fungsional administratif yang telah disepakati.

Sehubungan dengan isu yang dilemparkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, mengenai kinerja dan kedudukan DPM-I periode ini memaksa kami harus bersuara. Kami menghargai benar segala bentuk aspirasi, kritikan maupun masukan untuk pengembangan lembaga legislatif maupun eksekutif. dengan segala ketentuan yang berlaku.

Legislatif maupun Eksekutif  merupakan representasi atas keberadaan mahasiswa di IAIN Jember. sinergisitas lembaga inilah yang memegang peranan penting dalam rangka menjaring segala aspirasi mahasiswa untuk merumuskan sebuah kebijakan ataupun agenda yang murni untuk pengembangan SDM Mahasiswa sesuai dengan potensi lokal fakultas masing masing. adanya isu-isu yang dilemparkan kepada lembaga apapun itu, dan dari pihak siapapun itu, jika didalangi oleh lembaga yang masih dalam struktural Republik Mahasiswa (RM), baik itu Legislatif, Eksekutif maupun UKM/UKK yang terindikasi mempunyai itikad buruk terhadap marwah lembaga serta sangat provokatif. maka kami tegas akan menindak siapapun oknum tersebut, dan tidak menutup kemungkinan sampai pada membekukan lembagaan terkait.

Demikian, klarifikasi kami sampaikan untuk dipahami sebagaimana mestinya. mahasiswa cerdas pasti tercerahkan, silahkan kritis, tapi harus realistis. dan sampaikan secara demokratis, Stop mengkonsumsi amunisi yang asumtif wal provokatif. mulailah berkarya dengan eksekutif dan legislatif.

Wallahul muwaffiq ilaa aqwa mitthariq

Jember, 06 September 2017
Ttd.


Maulana
(ket. DPM-I)

Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment