Kekecewaan Korban Penganiayaan Terhadap Kinerja Tim Penyidik Polres Pamekasan -->
Cari Berita

Kekecewaan Korban Penganiayaan Terhadap Kinerja Tim Penyidik Polres Pamekasan

Friday, September 8, 2017

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Warga asal Dusun Asampitu Desa Pademawu Barat Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan korban penganiayaan ini kecewa akan kinerja Polres Pamekasan. Pasalnya, saat Hamdani (28) melakukan pengaduan dan pelaporan terkait kasusnya, pihak penyidik Polres Pamekasan seolah selalu melemahkan dan meremehkannya, karena hingga saat ini masih belum ada kepastian dan kejelasan atas tindak lanjut kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, bukti surat Laporan Polisi (LP) dari Hamdani bernomor, No: LP/247/VII/2017/JATIM/RES PMK, pada hari Senin, 31 Juli 2017 lalu, yang ditanda-tangani oleh Tim Lidik Pidum Polres Pamekasan.

Hamdani selaku korban penganiayaan mengatakan, "Saya kecewa kepada petugas Lidik PIDUM Polres Pamekasan karena selain masih belum bisa memberikan informasi hasil perkembangan penanganan kasus saya itu, petugas juga terkesan tidak koperatif dalam menangani kasus ini dan sepertinya hanya jalan ditempat saja," ujarnya kepada jatimaktual.com Rabu (08/09).

Pihaknya menyampaikan, bahwa sebagai seorang pelapor yang sudah kesekian kalinya menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh anggota Lidik Pidum Polres Pamekasan yang diminta keterangan. Namun hingga saat ini masih belum menerima SP2HP.

"Sampai saat ini saya masih belum menerima SP2HP dari penyidik, dan pada saat terakhir kali saya datang memenuhi panggilan," jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, bahwa Petugas Kepolosian hanya berjanji akan menghubungi dirinya, terkait hasil dan perkembangan atas penanganan kasus tersebut.

"Petugas Lidik Pidum Polres Pamekasan janjinya akan menghubungi saya untuk menyampaikan hasil perkembangannya," lanjutnya.

Tak hanya itu, pihak Kepolisian Polres Pamekasan juga sering melemahkan atas laporan kasus Hamdani, dengan berdalih laporan kasusnya itu tidak cukup kuat untuk dinaikkan ke perkara tindak pidana.

Padahal, Hamdani sudah menyerahkan surat keterangan hasil Visum dari RSUD Pamekasan, dan menghadirikan 2 orang saksi sebagai tanda bukti korban perbuatan penganiayaan.

Pewarta : Faisol