Tempat Parkir RS. Larasati Semrawut, Masyarakat Meradang. Begini yang Dilakukan Polantas Polres Pamekasan.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Banyaknya keluhan dan komplain dari masyarakat Pamekasan terkait semrawutnya tempat pakir di Rumah Sakit (RS) Larasati yang mengakibatkan arus jalan sering macet.

Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, dengan adanya banyak keluhan dan komplin dari masyarakat Pamekasan tentang persoalan semrawutnya parkir para pengunjung RS. Larasati, tepatnya di Jl. Mandilaras.

Saat memarkir kendaraan mobilnya di letakkan di ruas jalan, itupun  bukan hanya diletakkan disatu sisi saja, melainkan diparkir kanan dan kiri ruas jalan, sehingga arus lalu lintas semakin menyempit.

Dalam memarkirnya pun bukan hanya diletakkan di depan RS. Larasati saja, melainkan bermeter-meter jaraknya yang digunakan sebagai tempat parkir.

Namun huntungnya, keluhan dan komplain dari masyarakat Pamekasan langsung saja di tangani oleh Kanit Dikyasa Lantas Polres Pamekasan Ipda Sri Sugiarto bersama anggotanya Aiptu Nanang HP, S.H, dengan melaksanakan penling di Jl. Mandilaras.

Himbauan dan penertiban terhadap pengunjung RS. Larasati, "agar tertib parkir, sisi utara dilarang untuk diparkiri kendaraan, sedangkan sisi selatan dimanfaatkan sebagai lahan parkir, dan taati serta patuhi rambu-rambu lalu lintas".

"Bila parkir RS penuh, agar parkir ditempat lain yang sudah disiapkan oleh RS, yaitu di Jl. Pramuka seperti yang disampaikan oleh pimpinan Rumah Sakit ketika ditemui," paparnya.

Adapun harapan dari Kanit Dikyasa, "mengharap kerjasamanya untuk menciptakan ketertiban, dengan memperdayakan Satpam agar tegas dalam menunjukkan tempat parkir yang telah disediakan, jalan depan RS harus steril dan tidak ada semrawut dan macet lagi," harapnya.

Adapun saran yang disampaikan oleh Kanit Dikyasa, "harus ada papan petunjuk tempat parkir di Jl. Pramuka. Bagi pertokoan, dan pedagang di sisi selatan dihimbau agar tidak melarang kendaraan yang parkir di sisi selatan walau didepan tokonya, karena memang disitulah lahan parkir," sarannya.

Tindakan tegas yang dilakukan oleh Ipda Sri Sugiarto dan Aiptu Nanang, HP, S.H, sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (24/08/2017), jika ada masyarakat yang mangkel dan tak mematuhinya, ditindak dengan Tilang bagi yang ada sopirnya, gembos ban yang sopirnya tidak ada.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment