Program Kerja KKN STAI At-Taqwa Realisasikan 5 Program Rangkul Masyarakat Dengan Silaturahim dan Berbagi Pengetahuan

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Kuliah kerja nyata ( KKN ) mahasiswa STAI At Taqwa 2017 posko 1 yang berlokasikan di desa klampokan kecamatan klabang merupakan salah satu posko dari dua posko yang di tempatkan di kecamatan lain, mengingat untuk posko selain dua posko ini berada di satu kecamatan yaitu kecamatan tapen.

Meskipun posko kami di kecamatan yang berbeda, namun dengan niat yang tulus serta amanah yang kami emban dari pimpinan kampus beserta panitia KKN dan staf-stafnya, kami tetap menjalankan serta menerapkan program yang sudah di tentukan oleh panitia KKN.

Sesuai dengan program yang sudah di tentukan yang meliputi keagamaan, pendidikan, wawasan lingkungan, kesehatan dan wirausaha, agar semua ini terealisasi dengan maksimal kami sebagai kordes beserta anggota posko 1 di desa klampokan kecamatan klabang mempunyai strategi yang jitu agar mudah dan lebih dekat dengan silaturahim dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat setempat yang ada di medan KKN.

Karena dengan silaturahim kami akan tahu bagaimana keadaan serta keluh kesah masyarakat. Sehinngga mudah bagi kami memberikan solusi serta sumbangsih terhadap mereka, begitu pun tak lepas dari itu dan tidak melupakan status sebagai mahasiswa kami tetap berbagi pengetahuan. Sehinngga antara kami dan masyarakat ada take and give. Mengingat yang sebelumnya di kampus kami belajar kepada dosen yang hanya sebatas teori saja, dan berdiskusi dengan sesama mahasiswa yang hanya mengedepankan ambisi semata.

Tapi untuk kehidupan di masyarakat sendiri yang merupakan dunia berbeda dengan dunia kampus, maka bukan otak semata yang dijadikan pedoman namun sikap serta kedewasaan kamilah yang menjadi kontrol komunikasi dan pendekatan.

Sehingga sekarang masyarakatlah yang menjadi pengganti dosen kami, dari merekalah kami mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah kami temukan di kampus, ataupun yang sudah ada namun bentuk-bentuk inovasi yang berbeda yang mungkin di kemas dengan kemasan yang lebih menarik hingga ada istilah kata bagi kami "KAMILAH YANG BELAJAR PADA MASYARAKAT BUKAN MASYARAKAT YANG BELAJAR PADA KAMI".

Dengan silaturahim pada setiap elemen masyakat mulai dari tokoh agama yang meliputi guru-guru TPQ dan TPA, takmir beserta staf-stafnya dan tokoh masyarakat yang mencakup semua aparatur desa banyak sekali ilmu dan pengetahuan serta pengalaman kami dapatkan yang sebelumnya belum kami temui.

Mungkin ada sebagian dari teman-teman yang beranggapan seakan-akan mau merubah peradapan masyarakat dengan keberadaan KKN di masyarakat, menurut kami itu merupakan pola pikir yang perlu di perbaiki, karena kita KKN merupakan kuliah kita yang kampusnya berada di tengah-tengah masyarakat dan dosennya masyarakat itu sendiri.

Sehingga kita dapat menambahi pengetahuan yang kurang dan mengamalkan pengetahuan yang sudah di dapat dari kampus yang dapat di terapakan di masyarakat.

Kordes: Ahmad Fauzi Alrosidi
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment