Pelatihan Paralegal dan Teknik Advokasi Jadi Terobosan PCLPBHNU Bondowoso

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Demi kemaslahatan umat Pengurus Cabang Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdaltul Ulama (PCLPBHNU) Kabupaten Bondowoso menggelar Pelatihan Paralegal dan Teknik Advokasi di Aula PC NU Bondowoso, Minggu (27/08).

Ketua PCLBHNU, Abrori  dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan tersebut dilingkungan LPBHNU merupakan yang pertama di Indonesia.

“Pelatihan ini dimaksudkan untuk mencetak kader Paralegal di tingkat Ranting NU se Bondowoso. Yang nantinya diharapkan dapat memberikan pembelaan dan pendampingan hukum bagi warga NU khususnya, warga masyarakat pada umumnya yg menghadapi peesoalan hukum, walaupun kita tidak mecari persoalan,” paparnya.

Juga, tambah Abrori, untuk memberi bantuan dan pembelaan itu tidak harus Sarjana Hukum. “Paralegal ini ada payung hukumnya,” katanya.

Ia juga menyatakan bahwa pelatihan Paralegal itu, dibagi menjadi 5 angkatan. “Dari setiap angkatan akan dipilih atau disaring dari hasil seleksi nantinya akan dipertemukan dg Kapolres, Kejari dan PW maupun PB LPBHNU,” terangnya.

Selanjutnya, Abrori menyampaikan, sementara ini Paralegal di luar NU dibentuk oleh LBH Jawa Timur akan tetapi tidak sampek tingkat desa. Perekrutannya lewat pendaftaran dan kemudian dilatih. Sedang yang di NU Bondowoso akan dibentuk sampek tingkat Ranting/ desa seluruh Bondowoso, ini yg kami maksudkan satu- satunya di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua PC NU Bondowoso, H. M. Santoso, Mengatakan bahwa salah satu tugas NU adalah amar ma' ruf nahi mungkar. “Amar ma' ruf bisa dikatakan sudah berjalan maju, tapi pada tataran nahi mungkarnya lebih sulit dan terus perlu dikembangkan”, ungkapnya.

“Di sinilah letak peran Paralegal amat strategis. Juga sering kita dengar sebuah Pepatah Berani karena benar dan takut karena salah. Untuk memiliki sikap tegas dan berani melakukan nahi mungkar, menegakkan keadilan, melakukan pembelaan/ advokasi kita kan harus tahu dan paham pada peraturan perunfangan atau hukum yang ada,” tambahnya.

Peserta Pelatihan Angkatan Pertama tersebut dihadiri oleh utusan tiga MWC dan Ranting, yaitu MWC Kota, Wonosari, dan Tenggarang juga utusan dan dari PC yakni Lembaga dan Banom NU.

Sekedar diketahui, prosesi acara dibuka dengan Pembacaan Fatihah, dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Al Quran oleh utusan LDNU. Acara ketiga Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan.

Sambutan -sambutan merupakan acara keempat. Sambutan pertama oleh Ketua PCLPBHNU,  H. Abrori,  SH, MH. Sambutan kedua sekaligus membuka Pelatihan secara resmi oleh PCNU diwakili Wakil Ketua PC NU Bondowoso H. M. Santoso. Doa sebagai acara pamungkas.

Pewarta : Ahdari
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment