Pelaku Program P3MD Merespon Cepat Terbitnya Surat Sekertaris Daerah Tetang Perencanaan Desa

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Terbitnya surat Sekretaris Daerah Nomor : 141/387/430.9.8/2017 tentang tahapan pelaksanaan perencanaan pembangunan desa direspons cepat oleh Pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bondowoso.

Dengan cepat menginisiasi dan mengadakan rakor dan diskusi mengenai sinkronisasi RKPD-RKPDesa yang difasilitasi Dinas PMD dan Bappeda 10 Agustus lalu di Aula Sababina I Pemkab Bondowoso.Senin (21/8/2017).

Pantauan jatimaktual.com, para pendamping kembali mengadakan rapat koordinasi di Aula DPMD kabupaten Bondowoso.

Saat itu, hadir pula Kasi Kelembagaan dan Pemerintahan Desa Lukman Ari Zafata dan Linda Kasi Pengembangan Ekonomi Desa.

"Rakor kali ini dimaksudkan untuk mengindentifikasi desa desa yang sudah melakukan musdes RKPDesa", Kata Sunargi, Pendamping Ahli Infrastruktur Desa (PA ID).

Sunargi mengatakan, saat ini sudah ada 2 kecamatan yang menyelesaikan musdes RKPDesa, 6 kecamatan sudah menjadwalkan, 15 kecamatan belum terjadwal.

"Dua kecamatan yang sudah itu Tapen dan Wonosari", ucapnya.

Masih banyaknya desa yang belum menjadwalkan musdes RKPDesa, menurut Sunargi, lantaran padatnya kegiatan Agustus-an di desa-desa.

"Identifikasi ini dalam rangka mensinergikan program pendampingan ini dengan Dinas PMD, agar proses perencanaan di desa semakin disiplin dan sesuai regulasi yang ada", Imbuhnya.

Rakor Pendamping P3MD kali ini tak hanya membahas soal musdes RKPDesa, tapi juga membahas penyelesaian laporan serapan dana desa tahap I (60 %), penyelesaian survei indeks desa membangun (IDM) serta gerakan pendidikan kesetaraan (Getar) berbasis desa.

"Soal Gerakan pendidikan kesetaraan berbasis desa ini ada beberapa hal yang harus kita bahas kembali. Ini untuk mengantisipasi munculnya berbagai persoalan dalam implimentasinya", kata Fathor Rahman, Pendamping Ahli Pelayanan Sosial Dasar (PA PSD).

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, agar ke depan, tidak ada masalah yang dialami pemerintah desa.

"Kita selaku Pendamping Desa, bukan hanya concern dengan implementasi Dana Desa, tapi kita akan men-support setiap kebijakan Pemerintah Kabupaten yang berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan desa. Gagasan Pak Bupati dengan melaksanakan Getar ini sangat brilian. Jika ini berhasil, dalam waktu dekat Bondowoso akan segera lepas landas dari daerah tertinggal", Ungkap PA yang akrab disapa Paonk ini.

Lukman Ari Zafata, Kasi Kelembagaan dan Pemerintahan Desa DPMD Bondowoso menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan mekanisme pelaksanaan Getar. Ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk menghindari benturan dengan regulasi di atas.

"mekanisme yang mengatur Getar ini masih akan kita bahas dengan Asisten I", pungkasnya.

Pewarta : Arul
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment