Kegiatan di Areal Eks. PJKA Pamekasan Menuai Kritikan Pedas

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang Ke-72 tahun 2017 ini, biasanya masyarakat Indonesia biasanya memampangkan sang saka bendera Merah Putih, sebagai tanda akan cinta tanah air dan bangsa.

Kini rupanya di Kabupaten Pamekasan, tepatnya di Areal Eks. Stasiun PJKA Pamekasan malah memampangkan bendera yang bertuliskan sponsor HONDA. Selain itu, bendera yang berkibar tersebut, bukan malah Merah Putih, melainkan Putih Merah.

Dengan adanya bendera tersebut, sudah seolah akan meledek bendera kebangsaan Indonesia. Entah mungkin karena memang dibiarkan oleh pemerintah Pamekasan, sehingga seenaknya saja memampangkan begitu saja.

Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, acara tersebut merupakan dari Koperasi Bina Usaha Mandiri, yangmana pada saat pukul 19.30 WIB, hari Jum'at malam, memang ada seorang pekerja yang sedang memampangkan sebuah bendera milik sponsor HONDA.

Dan pada saat siang tadi, hari Sabtu, di Areal Eks. Stasiun PJKA Pamekasan sudah mulai ada sebuah panggung yang besar dan sebuah sound sistem yang dihidupkan sangat keras sekali.

Selain itu, pihak dari HONDA juga menegakkan sebuah tenda-tenda, yangmana setiap tenda tersebut menseponsorkan motor-motor dari honda, dan mensponsorkan oli. Serta juga menyediakan sebuah mobil besar yang didalamnya berisi alat-alat servis motor, sehingga di tempat tersebut masih menyervis sepeda motor.

Tak hanya itu, pada saat menjelang adzan Maghrib, pihak dari HONDA masih tetap bernyanyi-nyanyi dengan bunyi sound sistem yang sangat keras.

Menurut salah satu warga Kelurahan Patemon, yang tak mau disebut namanya mengatakan, "Lucu sekali mas, yangmana seharusnya memperingati HUT RI ke-72 mengibarkan sang saka bendera Merah Putih, disini malah mengibarkan bendera sponsor HONDA, sudah benderanya terbalik, jadi Putih Merah".

"Jika memang mau memperingati HUT RI ke-72, mari kita sama-sama untuk mengibarkan sang saka bendera Merah Putih, kita pasti mendukung. Bukan malah mengambil kesempatan dalam kesempitan seperti ini," tambahnya.

Sedangkan Joni Iskandar selaku Aktivis Mahasiswa mengatakan, "Saya sangat tidak setuju dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan di Areal Eka. Stasiun PJKA ini. Mengapa demikian, karena selain dari pihak HONDA meremehkan sang saka Merah Putih, seolah dia memang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk mengibarkan bendera sponsornya".

"Bukan hanya itu saja, pihak dari HONDA saja sudah seenaknya saja meletakkan barang-barang miliknya, seakan tempat tersebut miliknya sendiri, lantas nanti bagaimana dengan para pengunjung yang setiap malamnya ngopi bareng temannya di Areal itu," tambahnya.

"Jika memang ini tetap dibiarkan, maka kami bersama teman-teman yang lain akan berusaha menggagalkan acara ini, karena dimana sudah waktunya menjelang azdan Maghrib, disini malah enak-enaknya bernyanyi-nyanyi dengan menyalakan sound sistem yang sangat keras," tegasnya.

Menurut Agus Mulyadi selaku Kepala Perizinan Terpadu Satu Pintu melalui pegawainya Hafi, "Untuk izin acara di areal Eks. Stasiun PJKA Pamekasan audah ada semua, namun untuk kegiatannya kurang tau," jelasnya saat dikonfirmasi jatimaktual.com melalui via telepon seluler, pukul 16.40 WIB.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

2 comments:

adik bahja said...

Sepertinya berita ini kurang sesuai dengan fakta di lapangan. Mohon untuk merevisi beritanya.

Unknown said...

Menurut saya tidak ada yg janggal dengan acara tersebut karena kemarin saya ada di lokasi tersebut dan saya perhatikan acaranya bagus banget dan tidak ada yg nyeleneh. Untuk masalah bendera terbalik itu saya rasa tidak benar karena sama sekali tidak ada bendera terbalik. Kalau menurut anda itu umbul umbul yg dianggap bendera, saya rasa tolong di ralat kembali karena umbul umbul itu beda dengan bendera dan dari dulu yg saya tau umbul umbul hoda ya kayak itu dan tidak menyalahi aturan karena itu adalah sebuah identitas suatu produk. Saran saya hati hati dalam menulis suatu berita karena kebenaran suatu berita itu harus benar benar di pastikan dahulu sebelum di terbitkan. Honda adalah sebuah perusahaan besar dan tidak mungkin honda akan sembarangan membuat suatu acara. Maaf ini hanya sebuah komen dan saya mohon maaf apabila tulisan saya di rasa ada yg salah.

Post a Comment