Gelar PKD, PK PMII Taswirul Afkar Perkokoh Ke-Islaman dan Ke Bangsaan.

JATIMAKTUAL, SIDOARJO,- Agenda pengkaderan formal tingkat kedua atau biasa yang disebut Pelatihan Kader Dasar (PKD) setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga di gelar oleh PK PMII Taswirul Afkar Di Gedung Setia Aswaja, Jl Jojoran, Taman, Sidoarjo (25/8/2017).

Dalam pelaksanaan PKD ini, peserta hanya dibatasi 30 kader dari delegasi pengurus komisariat se-Jatim. Seperti delegasi dari PK PMII STKIP Bangkalan, STAINATA Sampang, dan PK PMII di Surabaya.

Selain mencetak kader Ulul Albab yang berwawawasan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah, PKD PMII STAI Taswirul Afkar ini juga mebekali para peserta tentang wawasan ke-islaman dan ke-Bangsaan. Hal ini terlihat dari tema besarnya, yaitu "Islam Dan Indonesia Kita"

Mukarromah, Ketua PK PMII STAI Taswirul Afkar mengatakan, bahwa indonesia saat ini mengalami desentegrasi antar bangsa, satu sama lain saling mengklaim paling benar dan paling islam dan bahkan paling indonesia.

Menurutnya, klaim kebenaran secara individual tersebut, hanya akan melahirkan perpecahan ditengah bangsa, atau bahkan melahirkan kelompok-kelompok rasis yang menjadikan Agama sebagai tameng penyelubungan visi misi radikalnya.

Oleh karena itu, Mahasiswi semester VII ini, mengajak para kader untuk ber-Islam Dan Ber-Indonesia Sewajarnya saja. Artinya ber-Islam ala Ahlussunnah Wal Jama'ah An Nahdliyyah, dan ber-Indonesia dengan jiwa nasionalisme dan patriotisme.

"Tanpa kita disadari, saat ini Bangsa Indonesia mengalami perpecahan satu sama lain. Klaim paling benar terjadi disetiap ranah. Karena itu, pengukuhan ke-islam-an dan ke-Bangsa-an kita kokohkan kembali. Karena sebagai mahasiswa andil menjadi penengah untuk menyatukan kembali satu kesatuan, bangsa Indonesia". sambut Ketua PK PMII STAI Taswirul Afkar periode 2016-2017.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua Majelis Pembina Komisariat (MABINKOM) PK PMII Taswirul Afkar, Zainul Arifin, bahwa penguatan Ke-Islam-an dan ke bangsa-an perlu dikokohkan kembali ditengah mahasiswa mengingat akhir-akhir ini banyak kelompok-kelompok yang mengklaim paling benar mulai merambah di kampus-kampus.

Menurut Zainul, pengokohan Ke-Islaman dan Ke-Bangsaan bagi para kader PMII ini, untuk bekal bagi mereka di kampus guna menangkal dari gerakan kelompok tersebut. Dan juga menjadi bekal bagi mereka untuk mengajak para mahasiswa dalam ber-Islam yang berhaluan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah An Nahdliyyah.

"Sekarang ini banyak kelompok pengklaim paling benar merambah di dunia kampus yang menjadi tugas bagi para kader PMII untuk menangkalnya". Ujar Zainul.

Oleh karena itu, "Kader PMII harus menjadi benteng dari gerakan tersebut mengajak mereka untuk harus ber-Islam Aswaja An-Nahdliyah". tambah pria alumni STAI Taswirul Afka itu. 

Kontributor : ATH
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment