Nasib Malang Embah Tijha Sipenjual Leppet yang Diusir Saat Berjualan

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Sungguh malang nasib Embah Tijha sipenjual jajanan ciri khas Madura, yaitu Leppet, yang diusir oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat berjualan di areal Car Free Day (CFD) Monumen Arek Lancor Pamekasan, Minggu (23/07/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jatimaktual.com, pada saat itu si Embah Tijha berjualan Leppet di Area CFD, kebetulan si Embah memang tak menyewa sebuah tenda yang memang sudah di sediakan oleh Pemkab Pamekasan, hanya saja si Embah numpang tempat kepada seorang penjual nasi jagung yang memang sudah menyewa tenda.

Padahal, biasanya si Embah Tijha ini memang sudah terbiasa berjualan di Area itu, namun, pagi tadi nasib telah menimpa Embah Tijha, yang saat itu ada salah seorang anggota Satpol PP sewono-wono langsung mengusir di Embah Tijha yang sedang mencari sesuap nasi di Areal Manumen Arek Lancor.

Entah mungkin karena si Embah tua ini tak membayar uang iuran, langsung di usur seperti itu?, entah seperti apa tak tau.

Hanya mencari sesuap nasi untuk dimakannya, Embah Tijha rela berjalan mondar-mandir membawa Leppetnya, yang tak kenal lelah, akibat diusirnya.

Embah Tijha mengatakan, "Saya sering jualan disitu. Kalok memang harus membayar kenapa kok tidak diminta, dak usah di usir seperti ini," ungkapnya saat di konfirmasi jatimaktual.com setelah di usir Satpol PP.

Sehingga berita ini diturunkan, masih belom konfirmasi kepada pihak terkait. Pasalnya saat di hampiri di Pos Pantau Polisi Pamong Praja Kab. Pamekasan, yang bertempat di Areal Monumen Arek Lancor, tak ada satupun anggota Satpol PP.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment