Monumen KNPI Peninggalan Presiden Suharto Kini Jadi Ladang Tebu

JATIMAKTUAL, BLITAR,- Banyak terdapat obyek-obyek bernilai sejarah. Beberapa di antaranya terawat dengan baik seperti Candi peningalan Majapahit dan Istana Gebang. Namun, tak sedikit dari obyek-obyek historis yang ada kondisinya tak terawat karena kurang diperhatikan.

Salah satunya adalah Monumen KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) yang ada di Desa Sumberjati Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Sangat miris sekali ketika melihat pelataran bangunan monumen yang berbentuk tangan itu juga tampak banyak sampah berserakan di sana-sini.

Selain kondisi yang tidak terawat, monumen yang hanya tersisa seluas kurang lebih satu kali dua meter tersebut dipenuhi semak belukar. Parahnya lagi, di sekitar monumen tidak ada tanda yang terpasang jika di daerah itu berdiri sebuah monumen bersejarah.

Slamet (45) mengatakan, "Monumen KNPI dulu di bangun era Presiden Suharto untuk PEKAN HIJAU NASIONAL, bahkan Presiden Suharto menandatangani langsung untuk meresmikan monumen tersebut," ungkap Slamet.

Slamet menambahkan, Karena terbengkalainya monumen KNPI di manfaatkan sejumlah oknom untuk kegiatan negatif. Sehingga warga berinisiatif membongkarnya dan dijadikan ladang tebu.

Pewarta : Nanang Blitar
Editor : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment