KKN STAI At-Taqwa Bondowoso Gelar MoU Dengan Desa Mangli Wetan

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Rapat kerja KKN STAI at-Taqwa Bondowoso bersama semua elemen masyarakat dan aparat desa Mangli Wetan Kecamatan Tapen Bondowoso pada tanggal 26 Juli 2017.

Rapat kerja sekaligus MoU dengan Desa ini dilaksanakan dikantor Desa Mangli Wetan dengan beberapa agenda krusial dan urgen, diantaranya:

Membentuk pendidikan diniah untuk membentengi mentalitas anak bangsa yang akhir-akhir ini sudah mulai terkontaminasi oleh budaya barat. Oleh karena itu, penting kiranya pemerintah desa berkolaborasi dengan civitas akademika untuk membangun khazanah ilmu agama yang cukup untuk memfilter arus globalisasi khususnya MEA.

Kedua, membangun kerjasama dengan instansi terkait mulai dari instansi perhutani, Dinas Sosial, Dinas kesehatan, dan TNI/POLRI untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat agar mereka mempunyai life skill dalam menjawab tantangan zaman.

Ketiga, mensosialisasikan program Posdaya berbasis masjid dimana tupoksi dari program ini adalah mengekplorasi kemampuan masyarakat yang selama ini tidak tersalurkan dengan baik sehingga mereka mengalami stagnanisasi dalam semua hal. Diharapkan dengan Posdaya berbasis masjid yang diprakarsai oleh STAI at-Taqwa melalui penyaluran KKN terhadap beberapa kecamatan yang ada dikabupaten Bondowoso bisa membantu mereka dalam meningkatkan mutu kehidupannya.

"Hendaknya kalian bisa memamfaatkan  Quality Time yang relatif singkat ini untuk benar-benar mengabdikan diri dan mendedikasikan ilmu teoritisnya yang diperoleh dikampus untuk mengembangkan pembangunan masyarakat." kata bapak kades Mangli Wetan.

"Dimasyarakat ini juga perlu adanya TOT (Training of Trainer) tentang tata cara mengurus jenazah, karena selama ini banyak masyarakat awam kurang memahami bagaimana mengurus jenazah yang sesuai dengan tuntunan agama." kata Ahmad Manshur selaku kordinator desa.

Saeful  Kurniawan, M.Pd.I selaku DPL KKN STAI  at-Taqwa Bondowoso memberikan  arahan kepada para KKN," pada tahun 2025  ada bonus demografi. Ini bisa bermanfaat jika masyarakat diberikan keterampilan-keterampilan yang bisa menunjang kehidupan mereka sendiri tanpa menggantungkan dan membebani kepada orang lain. Makanya, tugas mulia ini betul-betul dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberdayakan mereka dengan sedikit ilmu yang didapatkan didunia akademik tapi implikasinya sangat berharga bagi masyarakat."

Acara ini ditutup dengan  pembacaan doa. 

Kontributor : Arif
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment