Kecewa, FMDT Layangkan Surat Audiensi ke Mapolres Pamekasan

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Sejumlah massa Forum Masyarakat Desa Tlanakan (FMDT) melayangkan surat permintaan Audiensi kepada Mapolres Pamekasan, Minggu (30/07). Pasalnya pihaknya ingin melampiaskan kekecewaan masyarakat terhadap penutupan tempat karaoke yang terkesan tebang pilih, yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan.

Mahrus Ali selaku korlap aksi FMDT menyampaikan, dalam surat permintaan Audiensi tersebut terpaksa dilakukan, karena atas desakan masyarakat setempat. Sebab, Pemkab Pamekasan dianggap tidak tegas dalam menyikapi sebuah persoalaan ini, lantaran hanya menutup 1 lokasi saja, sedangkan untuk yang satunya dibiarkan begitu saja.

“Surat permohonan Audensi ke Polres Pamekasan tentang penutupan tempat karaoke, kami sampaikan hari minggu ini (30/07) sekitar pukul 10.30. Wib. Keputusan ini sudah melalui proses koordinasi dengan FPI, Ansor, LPI, FPI, Bad. Warga,” ungkap Mahrus Ali kepada jatimaktual.com, Minggu (30/07).

“Beberapa bukti perbuatan asusila di tempat itu sudah dikantongi oleh masyarakat setempat mas, sehingga mereka (Tokoh Ulama, Masyarakat, dan Pemuda Desa Tlananakan) mendesak pihak Pemkab agar menutup tempat maksiat itu,” Pungkasnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

1 comments:

Zainal Fatah said...

Pemkab seharusnya menghormati bupati yg telah memutuskan dan menetapkan di izinkannya KARAOKE KELUARGA.

Post a Comment