Waspada... !!! Debt Collector Kembali Resahkan Konsumen.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN, - Perilaku sejumlah Debt Collector dilingkungan kantor Adira Finance Cabang Pamekasan Kembali resahkan konsumen. Karena cara-cara yang digunakan mereka dinilai telah menipu konsumen. 
Dari keterangan korban, Syamsuddin (45), Warga Pamekasan menceritakan terkait kronologis pengambilan sepeda tersebut, bahwa selepas shalat Tarawih, pukul 20.30, 9/6/2017, korban membeli kopyah di kampung arab, ketika pulang melewati pertigaan menuju Lapas, tiba-tiba pihaknya di tahan oleh debt collector yang tidak diketahui namanya. Oleh debt collector tersebut, korban diminta untuk menyelesaikan pembayarannya di Kantor Adira. 

Pak Syamsuddin mengikuti keinginan debt collector tersebut, karena mengira Kantor Adira Finance Pamekasan masih bisa dilakukan pembayaran (pada malam hari). Kebetulan Korban akan membayar pada saat itu juga sebesar Rp. 1.230.000, karena sedang memegang uang sebesar Rp. 1.300.000,- dan ditunjukkan kepada Debt Collector, bahkan uang tersebut coba diberikan kepada DC itu untuk dibayarkan.

Ternyata, Kantor yang terbuka, tidak ada orang yang bisa melayani pembayarannya. Sehingga Oleh pihak security diminta untuk menyelesaikannya besok, namun tanpa sepengetahuan pak syamsuddin, sepeda motor dengan No. Kendaraan : M 3846 PD, tersebut telah di masukkan ke dalam gudang, dan diberi berita acara serah terima kendaraan bermotor. 

Ketika dicek keluar, sepeda motor sudah tidak ada, begitupun dengan para DC dan karyawan lainnya sudah tidak ada ditempat, lucunya, yang menyerahkan Berita Acara Serah Terima Kendaraan Bermotor adalah Security Adira, tanpa tanda tangan Pak Syamsuddin. 

Ketika coba dikonfirmasi kepada pihak Adira, Rudi, Superviser/Kepala Bagian Penarikan Adira Finance Cabang Pamekasan membenarkan adanya pengambilan sepeda tersebut. 

“benar. tadi malam ada kendaraan yang kami amankan, tanpa kekerasan” ungkapnya. 

Ketika dikonfirmasi dengan cara-cara menipu nasabah tersebut, ia berkata “itu adalah taktik dan strategi yang digunakan oleh para penagih. kami menghadapi konsumen yang susah bayar. 

Saya sudah berpengalaman menghadapi nasabah pak, sudah 7 – 8 kali saya memenangkan gugatan terkait penarikan motor” ungkapnya angkuh.

Kontrobutor : Alam
Publisher : Faisol. 

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment