Reaksi Mahasiswa Modung atas Robohnya Mak Edeng

JATIMAKTUAL, BANGKALAN,- Mak Edeng warga asli Dusun Blireng, Desa Serabi Timur, Kecamatan Modung, Bangkalan yang sudah berumur 100 tahun lebih itu bertempat dirumah tidak layak ditempati sejak dulu hingga rumahnya ia roboh pada Rabu kemarin (14/06/17) saat ini ia hanya bisa pasrah dan berharap ada orang yang balas kasian.
Saat  diwawancarai oleh crew jatim aktual ia mengatakan bahwa saat kejadian ia berada dalam rumahnya dan tertimpa bagian rumah yang roboh itu namun ia masih bersyukur bisa selamat, hanya terjadi luka_luka ringan karena dijatuhi kayu dan genting.

Pemuda modung angkat bicara mengenai kejadian ini, pertama datang dari Barisan Rakyat Modung bersatu (BRYMOB) yakni syaif mengatakan bahwa ia sangat menyesalkan  terhadap aparatur desa yang se akan_akan apel dusun setempat acuh tak acuh terhadap kondisi Rakyat setempat, karena tidak ada tindakan khusus dalam penanganan tersebut, syaif sangat menyayangkan dan menyesalkan terhadap pemerintah desa, sedangkan pemerintah desa punya AD/DD yang di gelunturkan oleh pemerintah pusat atau daerah untuk membangun desa sejahtera. Tuturnya.

Kedua datang dari Forum Mahasiswa al_miftah (Formata), Imam Wahyudi ia sangat mengetuk keberadaan aparatur desa dan daerah yang tidak punya rasa kepedulian terhadap rakyat tidak mampu, seakan_akan mak edeng dimarginalkan oleh pemerintah desa dam daerah seharusnya mereka aparat desa dan daerah bekerja sama dengan baik sedangkan saya seringkali melaporkan kondisi mak edeng terhadap kepala desa. Ujarnya 

Sedangkan menurut Warga setempat "pak edeng bisa bertahan hidup karena balas kasian dari tetangga sekitar sini mas, kadang ada yang ngirim beras, baju, ikan dan uang untuk kebutuhan yang lain mas, tapi masih belum mampu untuk membangunkan rumahnya". Ujar pak mukit

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment