Pertahankan Budaya Islam Melawan Fitnah Dajjal

JATIMAKTUAL, ARTIKEL,- Bukanlah hal yang spele lagi melihat kondisi moral masyarakat muslim saat ini yang tak ada bedanya dengan masyarakat di zaman jahiliyah. Masyarakat muslim yang tepatnya bagi para pemuda sebagai generasi bangsa sudah tidak lagi menggambarkan sebagai pelajar dan sebagai orang yang berpendidikan. Pendidikan bagi mereka hanyalah sebatas formal saja, namun hasil dari sebuah pendidikan tidaklah berwujud. Hal ini menunjukkan kurangnya penghayatan sang pelajar terhadap ilmu yang mereka peroleh.

Banyak diantara pemuda khususnya pelajar yang menampakkan kerusakan moral yang tentunya tidak sesuai dengan norma agama maupun hukum, seperti merajalelanya aksi porno, video porno, penyalahgunaan narkoba, beredarnya pemasangan sabu-sabu, dan banyak lainnya yang merusak kesejahteraan bangsa sebagai generasi muda. Hal ini menandakan turunnya kadar keimanan seorang muslim dewasa ini, yang tak lain adalah merupakan hasutan syetan yang terus menerus melaksanakan visi-misinya sebagai penghancur iman umat muslim hingga hari kiamat nanti.

Semakin pesatnya perkembangan zaman dewasa ini, maka semakin pesat pulalah rayuan syetan yang menggoda umat manusia, karena syetan adalah musuh besar orang Islam hingga akhir zaman nati. Hanyalah sebagian kecil saja yang taat pada Allah yaitu orang yang beriman kepada-Nya. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S:Saba’(20)   وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيْسُ ظَنَّهُ فَاتَّبَعُوْهُ إِلاَّ فَرِيْقًا مِّنَ الْمُؤْمِنِيْنَ
“Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman” (QS. Saba’: 20).

Dari kandungan ayat diatas telah jelas bahwa syetan akan selalu memperjuangkan visi-misinya sebagai musuh umat Islam dari keturunan anak cucu Adam yang ta’at pada Tuhannya untuk mengikuti tawaran yang dia ajak kepadanya. syetan beserta keturunannya tiada henti untuk selalu menjerumuskan mereka ke jalan menuju syurganya yaitu neraka, sedangkan nerakanya syetan adalah syurga yang diridhai Allah SWT. Telah banyak visi syetan yang tercapai melalui ulah tangan manusia di masa kini, diantaranya; semaraknya kehidupan di dunia maya seperti face book, internet, BBM, telegram, instagram, dan lain seaganya yang dicampuri berbagai video porno yang sangat mempengaruhi pola pikir manusia seagai pengguna. Meskipun didalamnya terdapat banyak manfaat yang dicapainya, namun lebih banyak lagi mudharat atau bahaya yang menimpanya.

Dari berbagai fenomena yang sudah semarak di sekitar kita, yang sudah tidak lagi asing di mata dan telinga kita, itu semua merupakan contoh kecil timbulnya fitnah dajjal bagi umat Islam. Fitnah dajjal yang saat ini telah mulai tampak dan mengancam ditengah-tengah kita, maka kita selaku orang yang beriman untuk selalu waspada agar selalu memperkuat akidah keimanan kita dengan cara berdzikir dan memohon dijauhkan dari fitnah dajjal tersebut.

Bentuk kerusakan akidah,  moral, budaya, dan lain sebagainya tersebut merupakan bentuk fitnah dajjal yang memang akan muncul saat menjelang kiamat. Zaman sekarang inilah merupakan akhir zaman yang sudah mendekati kiamat, dan sudah mulai tampak berbagai kerusakan-kerusakan dari berbagai arah. Itu semua juga merupakan bentuk fitnah dajjal yang telah menghapus budaya umat Islam dengan berbagai hiburannya yang menghapus keimanan umat Islam yang tertanam dalam hatinya.

Adapun bentuk fitnah dajjal yang akan muncul saat menjelang kiamat yaitu: dia akan menipu para umat muslim dengan mengajak mereka ke jalan syurganya alias neraka, dan mencegah hal yang menjadikan mereka menuju nerakanya alias syurga; datang dengan membawa sebotol air (yang merupakan api yang sangat panas) dan api membara (yang merupakan seteguk air yang sangat segar), karena baginya setiap kebenaran adalah ancamannya, dan setiap kemungkaran adalah ajakannya; serta menunjukkan kekuasaannya sebagai tuhan, yakni bisa membuat orang mati dan menghidupkannya kembali, bisa menurunkan hujan, dan lainnya agar manusia bisa mempercayai tawarannya.

Rasulullah SAW selalu mengingatkan umatnya agar selalu membaca  dan menghapal sepuluh ayat pertama dari Surat Al-Kahfi sebagai perlindungan dari dajjal, karena semakin berjalannya zaman, maka akan semakin berkurang kadar kaimanan seseorang. Untuk itu, sebagai muslim sejati berjuanglah untuk melawan nafsu kita agar tidak terjerumus pada jalan kesesatan yang tak lain merupakan fitnah dajjal yang saat ini mulai muncul ditengah-tengah kehidupan kita dan mulai menyusup pada berbagai media dengan kreasinya yang menggoda selera umat manusia, sehinga dapat menjatuhkan keimanan yang ada dalam diri umat Islam.

Wahai para pemuda-pemudi harapan bangsa…!!, kita sebagai generasi bangsa harus mempertahankan keimanan kita dengan cara mempertahankan budaya Islam yang merupakan ajaran sunnah Rasulullah SAW. Kita bisa mempertahankan budaya kita dengan cara menyambung silatur rahmi sesama saudara muslim, tidak memutus hubungannya dengan para ulama’(karena merupakan punggung dunia), dan bermunajat pada Allah SWT untuk dijauhkan dari serangan fitnah dajjal. Semoga kita masih bisa diberi kekuatan untuk bisa melawan godaan dan rayuan fitnah dajjal alias syetan dan bisa mempertahankan keimanan kita, amin ya Rabbal ‘Alamin.

By : Mutmainnah
Delegasi : Mahasiswa STAIN Pamekasan
Prodi : Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
Email : www.mutmainnah28@gmail.com
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment