Pentingnya Membaca Buku

Penulis.  Mubassiroh
Semester: VI
Kelas: PBA c

Membaca adalah hal terpnting dan kebutuhan manusia paling mendasar dalam hidupnya. Dengan membaca, mereka dapat menyerap banyak ilmu pngetahuan, membuka jendela dunia, dan membuat mereka bisa menghadapi rasa takut yang panjang. Menurut Endang Suprapti "Buku adalah jendela dunia, Kunci untuk membukanya adalah membaca”. Ungkapan ini secara jelas menggambarkan manfaat membaca, yakni membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang. Berbagai penelitian membuktikan bahwa lingkungan, terutama keluarga, merupakan faktor penting dalam proses pembentukan kebiasaan membaca. Agus N. Cahyo menegaskan bahwa “membaca merupakan salah satu aktifitas yang dapat mencerdaskan seseorang”. Orang yang rajin membaca akan dapat menemukan banyak pengetahuan, sehingga membuatnya cerdas dan berbeda dengan orang yang tidak suka membaca. Maka, tidak heran jika membaca ibarat sebuah jendela dalam rumah.

Maksudnya, membaca merupakan jendela pengetahuan bagi mereka yang rajin membaca. Mereka yang rajin membaca akan menemukan banyak hal diluar dirinya termasuk ragam pengetahuan sehigga membuat mereka cerdas.

Membaca sangat penting bagi setiap orang. Karena hal itu akan mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi mereka yang melakukanya. Namun kegiatan membaca ini belum banyak dilakukan, khususnya remaja.

Hal ini memang menjadi keprihatinan banyak pihak, baik itu pendidik, orang tua maupun pemerintah. Upaya-upaya untuk membangun kesadaran masyarakat untuk gemar memaca telah lama dilakukan dengan banyak cara. Dizaman sekarangini, remaja membaca buku apabila sedang membutuhkan sumber untuk mengerjakan tugas. Fenomena seperti ini biasanya tejadi ketika seorang mahasiswa ada tugas makalah saat mencari referensi dan juga sering terjadi saat seorang mahasiswa sedang menyusun tugas akhir atau skripsi. Memang budaya membaca kini sudah tidak lagi menjadi kebutuhan bagi generasi muda. Hal itu disebabkan karena kurang kontrolnya keluarga dan masyarakat terhadap anak dalam pemanfaatan teknologi sekarang ini,” ujar Prof Dr H Suwardi Lubis MS.Suwardi yang juga dosen komunikasi di SekolahTinggi Ilmu Komunikasi “pembangunan” (STIK-P) Medan menambahkan, akibat dari kurangnya budaya membaca, pola pikir remaja menjadi praktis dan itu membuat mereka mudah frustasi. Padahal, dengan membaca pola pikir seseorang akan lebih terbuka dan banyak hal-hal positif yang akan di dapatkannya. Salah apa bila seorang mahasiswa membaca buku ketika hendak menyelesaikan skripsi karena pasti hanya akan membaca buku yang berkaitan dengan skripsi atau tugasnya saja. Itu membuat wawasannya menjadi tidak luas,” tegas Pak Suwardi yang juga mengajar di USU. Beliau juga berpesan kepada generasi muda agar menyadari bahwa buku itu adalah jantung kehidupan. Karena dengan membaca buku wawasan serta pengetahuan kita akan semakin bertambah.

Andrew Ho mengatakan “Saya pilih menjadi orang miskin yang tinggal di pondok penuh buku dari pada menjadi raja yang tak punya hasrat untuk membaca.” Dari saking pentignya membaca andrew Ho rela memilih menjadi orang miskin yang tinggal di pondok dengan penuh buku untuk dibacanya, Thomas Babington Macaulay (1800-1859), sejarawan Inggris. Membaca merupakan aktifitas yang menyenangkan sekaligus mencerahkan. Membaca membantu kita lebih  berwawasan, sukses dan hidup lebih baik.Tetapi ternyata kegemaran membaca belum dimiliki mayoritas orang, sebab mereka belum mengerti berjuta manfaat dari membaca. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari membaca, yang mungkin dapat menggugah semangat dan kemauan mereka untuk melahapisi buku-buku bacaan.

Membaca membangun pondasi yang kuat untuk dapat mempelajari dan memahami berbagai disiplin ilmu sekaligus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Senang membaca meningkatkan kecerdasan verbal dan linguistik karena membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.

Membaca mencegah rabun mata, karena membaca melatih dan mengaktifkan otot-otot mata.

Membaca mencegah kepikunan karena melibatkan tingkat konsentrasi lebih besar, mengaktifkan dan menyegarkan pikiran.
Kegemaran membaca membantu meningkatkan kecerdasan, serta meningkatkan daya kreatifitas dan imajinasi.

Membaca membantu memperbaiki rasa percayadiri, mengembangkan kemampuan memanajemen emosi dan meningkatkan kemampuan melakukan interaksi sosial positif dimanapun dan kapanpun.
Membaca membentuk karakter dan kepribadian, sampai-sampai ada pepatah yang mengatakan, “Apa yang kita baca sekarang, seperti itulah kita 20 tahun yang akan datang”.

Membaca menjadikan kita lebih dewasa, lebih arif dan bijaksana dalam menjalani kehidupan.

Membaca adalah kegiatan yang sarat manfaat dan sangat penting dalam kehidupan kita. Banyak orang sukses dan cerdas dikarenakan kecintaan mereka membaca buku dan belajar. Oleh karena itu tingkatkan intensitas membaca terutama di waktu senggang, dan berikut ini adalah beberapa hal menarik untuk membangkitkan semangat membaca.
Sesuaikan tingkat bacaan dengan tingkat kosa kata, sebab keengganan meneruskan bacaan seringkali dikarenakan kita sulit memahami arti katanya.

Luangkan waktu secara rutin untuk membaca, misalnya setengah jam perhari, karena langkah ini lambat laun akan meningkatkan kemampuan memahami berbagai gaya tulisan dan kosa kata baru.
Mencoba menulis tentang apapun yang dianggap menarik, misalnya tentang perasaan sedih ataupun perasaan senang, pengalaman, cara memandikan kucing, menanam pohon ,memasak kue dan lain sebagainya. Mencoba menulis akan meningkatkan minat membaca.

Berusaha menggunakan waktu untuk membaca dengan selalu membawa bahan bacaan dimanapun berada. Simpan buku atau majalah dalam tas, ruang keluarga atau tempat yang sering kalian gunakan, sehingga memungkinkan kalian menjangkau dan membaca.

Tentukan berapa banyak buku yang ingin kalian baca dalam kurun waktu tertentu. Mulailah memasang target dengan disiplin tinggi, karena langkah ini melatih kemampuan meluangkan lebih banyak waktu untuk membaca lebih banyak hal.
Buatlah daftar buku yang sudah Anda baca dan catatan isi buku tersebut. Simpanlah catatan tersebut dengan rapi di tempat favorit kalian, misalnya di buku harian, di komputer, dilemari, dan lain sebagainya.
Matikan televisi, karena televisi tidak mengajak kita aktif belajar dan berpikir kreatif. Dari pada waktu terbuang untuk memindah channel televisi mencari acara televisi yang bagus, bisa jadi waktu tersebut sudah cukup banyak untuk menyelesaikan membaca sebuah buku.

Letakkan hp, karena sekarang zaman modern zaman dimana orang-rang selalu pegang hp,  kemana-mana bawa hp, jadi supaya kalian semangat dan konsentrasi dalam membaca maka untuk sementara jangan pegang hp atau mungkin ketika membaca jauhkan diri kalian dari hp.
Bergabunglah dengan kelompok baca, dimana dalam periode tertentu para anggotanya berkumpul untuk mendiskusikan topik bacaan yang telah sama-sama tentukan sebelumnya. Berkomitmen terhadap kelompok baca memberikan momen yang lebih besar untuk menyelesaikan bacaan buku, dan menciptakan forum yang luarbiasa untuk berdiskusi dan bersosialisasi seputar tema buku.

Sering-seringlah mengunjungi toko buku atau perpustakaan,  karena kesempatan melihat-lihat buku akan melatih mental membaca sebagai kebutuhan dan menginspirasi banyak hal baru yang menarik untuk dibaca.

Bangunlah strategi, yaitu dengan menentukan sendiri cara yang baik menurut kalian untuk meningkatkan aktifitas membaca, sehingga kalian semakin rajin membaca dan mendapatkan manfaat yang lebih besar dari buku yang kalian baca.

Kembangkan terus minat baca kalian, karena membaca dapat meningkatkan kemampuan, terutama kemampuan untuk menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana. Tingkatkan intensitas membaca dengan memanfaatkan waktu luang semaksimal mungkin untuk membaca. Membaca merupakan salah satu investasi yang baik dari waktu kita.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment