Kena OTT Pungli Polrestabes Surabaya, 5 Pegawai BPN Surabaya II Diciduk, Siapa Saja?

Share via Whatsapp

JATIMAKTUAL, SURABAYA, - Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali menelan korban. Kali ini 5 Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya II terkena OTT oleh Polrestabes Surabaya. Penangkapan kelimanya dilakukan Resort Kriminal (Reskrim) unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jumat (09/06) kemarin pukul 14.00 Wib.

Kelima pegawai BPN Surabaya II yang berhasil diciduk yakni Kasusbsi Tematik dan Potensi Tanah BPN Surabaya II, Slamet (56), Staf Seksi Pengukuran, Chalidah Nazar (48), Aris Prasetya (38) serta PHL BPN Surabaya II, Bayu Sasmito (33) dan Alvin Nurahmad Rivai (21).

Menurut keterangan Kapolrestabes Surabaya melalui telepon seluler, Kombes Pol M. Iqbal mengatakan, modus yang dilakukan tersangka yakni meminta tambahan uang pada pemohon pengukur tanah dengan dalih agar bisa cepat selesai.
"Setelah pemohon membayar resmi PNBP sesuai luas tanah, pemohon dimintai uang tambahan untuk percepatan dengan nominal variatif sesuai dengan luas tanah," katanya Sabtu (10/06) Siang.

Dia melanjutkan, setelah pemohon tanah menyetujui permintaan tambahan uang agar pengukuran bisa dipercepat, pelaku memberikan nomor rekening untuk pengiriman uang yang disepakati.
"Uang masuk ke rekening Bank Jatim atas nama Bayu Sasmito untuk kemudian dibagi akhir bulan kepada seluruh anggota seksi pengukuran," imbuh Iqbal.

Sementara dari proses penyidikan, OTT yang dilakukan petugas, berhasil mengamankan beberapa barang bukti yakni uang tunai Rp 8 juta yang didapat dari laci meja kerja Chalidah, 3 lembar bukti setoran PNBP Bank Jatim dari pemohon ukur, 12 berkas permohonan ukur dan 1 buku tabungan Bank Jatim atas nama Bayu Sasmito.

Sedangkan pasal yang dipersangkakan pada kelima pegawai BPN tersebut, yakni Pasal 12E Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor dan Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor.

Kontributor. Athoilah. (Surabaya)
Publisher. Muhri Andika.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment