MENUJU HIJRAH.... MENGAPA TIDAK...?

Oleh : Aisatin Hasanah, Mahasiswa PBA semester VI STAIN Pamekasan

JATIMAKTUAL,  ESAI, - Menurut islam aurat adalah bagian badan/ tubuh yang wajib ditutupi dan dilindungi dari pandangan, artinya aurat itu tidak boleh tampak dan terlihat oleh orang lain kecuali oleh orang-orang yang memang berhak melihatnya. Batasan aurat laki-laki berbeda dengan aurat perempuan, batasan aurat laki-laki dari pusar sampai lutut sedangkan aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya.

Menutup aurat hukumnya adalah wajib karena sudah dijelaskan oleh Allah SWT secara dhahir dalam Firmannya yang terdapat dalam surah al-ahzab ayat 33 :

وَ قَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلَى وَ اَقِمْنَ الصَّلَوةَ وَاَتِيْنَ الزَّكَوةَ وَ اَطِعْنَ اللهَ وَرَسُوْلَهُ قلى اِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرا.

Artinya :
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan ( bertingkah laku ) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlulbait dan membersihkann kamu sebersih-bersihnya.

Dari ayat diatas terkandung intisari bahwasanya apabila keluar rumah, mereka harus berjalan cepat tidak boleh lincah, genit dan tabarruj, yakni memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhnya dalam berpakaian, apalagi membuka auratnya dimuka umum. Hukum ini tidak hanya berlaku pada istri-istri nabi, tapi berlaku umum untuk setiap muslimah.

Melihat kondisi saat ini, dimana semua orang terutama perempuan sudah banyak yang mehiraukan dan tidak mengindahkan tentang perintah menutup aurat dan batasan-batasannya. Sudah banyak dari orang-orang terutama perempuan mengikuti trend-trend ala kebarat-baratan seperti berpakaian ala BUPATI yakni ( buka paha tinggi-tinggi ) sudah biasa dipakai tanpa ada perasaan malu akan aurat yang mereka tampilkan.

Banyak juga fenomena-fenomena yang terjadi dikalangan perempuan muslimah dimana mereka memang benar menutup aurat akan tetapi mereka seperti telanjang. Kenapa ? karena mereka tidak memakai pakaian yang layak untuk dipakai yakni mereka memang menutupi aurat akan tetapi mereka memakai pakaian yang tipis sehingga tampaklah lekukan-lekukan tubuh mereka sehingga mereka disebut menutup aurat tapi telanjang. Hal ini juga dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya  :

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ وَ نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيْلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوْسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَايَجِدْنَ رِيْحَهَا وَإِنَّ رِيْحَهَا لِيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَكَذَا

"  ada dua golongan penghuni neraka yang belum aku lihat, satu kaum yang selalu bersama cambuk bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka melenggak-lenggok  menimbulkan fitnah ( godaan ). Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak masuk kedalam surga. Dan mereka tidak mencium baunya. Dan sungguh bau surga itu bisa tercium dari jarak demikian dan demikian ( HR. Muslim dari Abu Hurairah ra ).

Islam mempunyai kriteria-kriteria dalam memerintahkan orang-orang yang menganut agamanya dalam berpakaian, pakaian yang memenuhi kriteria tersebut bukanlah pakaian yang mahal, bukan pakaian yang modis, bukan pakaian dari perancang terkenal, bukan pula pakaian yang baru. Kriteria pakaian yang menutup aurat menurut islam, diantaranya :
Pakaian menutupi seluruh badan kecuali  yang diperbolehkan untk dilihat seperti wajah dan telapak tangan.

Pakaian tidak berupa kain tipis dan ketat yang bisa menampakkan lekukan tubuh.
Pakaian tidak ketat alias longgar sehingga terasa nyaman dalam memakainya dan mudah beraktifitas.

Pakaian tidak menyerupai pakaian wanita kafir.

Pakaian bukanlah bahan untuk mencari popularitas.

Dari deskripsi diatas terkadang timbul pertanyaan-pertanyaan yang menghinggapi perempuan- perempuan yang ingin berhijrah dengan menutup auratnya, terkadang mereka-meraka yang hedak berhijrah masih bimbang karena jika mereka mengikuti kriteria-kriteria diatas mereka sering dibilang ketinggalan jaman, jadul dan tidak modis karena berpakaian seperti mukenah  yang menyelimuti tubuh mereka.

Apabila ada pertanyaan yang menghampiri kita disaat kita gundah hendak berhijrah dengan menutup aurat, kita analogikan saja dengan pakaian yang dijuan diloak dengan pakaian yang dijual dibutik, pakaian yang dijual diloak meskipun bermerek akan tetapi pakaian tersebut sudah tidak ada bungkusnya dan sudah dijamah oleh banyak orang pasti harganya lebih murah dari pada pakaian yang dijual di butik meskipun pakaiannya tidak begitu bermerek akan tetapi pakaian terseut dibungkus dengan rapi dan diletakkan ditempat yang aman sehingga orang-orang yang akan menjamahnya harus benar-benar beruang.

Saudari-saudariku janganlah kalian takut untuk berhijrah ke arah yang lebih baik, jangan pernah takut mendapat cacian karena perubahan kita karena setiap kita ingin melakukan kebaikan pasti ada aral yang melintangi yang akan menguji kesabaran dan ketabahan kita.

لا تحزن إن الله معنا....

SPIRITTT untuk selalu berhijrah..
Always be happy and enjoy the change to the best....

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment