Lebih Sedih Mana Ditinggal Bulan Rabiul Awal atau Bulan Ramadhan -->
Cari Berita

Lebih Sedih Mana Ditinggal Bulan Rabiul Awal atau Bulan Ramadhan

Saturday, May 27, 2017

Oleh: kholili pashter.

Pertanyaan diatas datang dari salah satu senior saya yang ada di group WA cris foundation sehingga perlu kiranya menelaah kembali mengenai bulan robiul awal dan Ramadhan yang sama_sama mulyanya, sebagai pengetahuan dan kajian dibulan suci ini.

Kali ini saya kutip pernyataan ustad najih bahwa Kalau yang ditanyakan demikian maka mungkin satu dengan yang lain akan perbeda pendapat sebab robiul awal nabi muhammad dilahirkan dan Ramadhan alquran diturunkan. 

Tapi apabila pertanyaannya lebih utama mana di antara bulan ramadhan dan robiul awal, maka mayoritas ulama mengatakan Ramadhan lebih utama. Meski sebagian tetap berpendapat bahwa Rabiul Awal lebih utama. Ada jg yg menyatakan bahwa antara keduanya mempunyai banyak persamaan, Rabiul Awal bulan dilahirkannya Nabi Muhammad dan Ramadhan bulan diturunkannya Alquran dan terjadinya lailatul qadr. seperti yang dinyatakan ibn baun.
‎تعليقا على قول الإمام ابن بونا ""ولم يضف شهر لدى الجميع**إلا لذي القرآن والربيع ."
‎يشترك شهر ربيع الأول الذي ولد فيه سيد الأولين والآخرين محمد صلى الله عليه وسلم وشهر رمضان "الذي أنزل فيه القرآن "في أمور منها المعنوي ومنها اللفظي لم يسعف الوقت بمن جمعها ،أواعتنى بها

‎فمما يشتركان فيه من الشأن المعنوي عظمهما في الإسلام وارتباطهما بتاريخه ففي شهر ربيع الأول ولد خير البرية صلى الله عليه وسلم كما سبق وأن أشير إليه وكانت هجرة الرسول الأكرم إلى المدينة المنورة بأنواره صلى الله عليه وسلم في أول ربيع الأول وقد قيل بكون البعثة تمت في كلا هذين الشهرين ــ ربيع الأول ورمضان لذلك قال بعض العلماء إن " الأول "شهر نبوي" وفي رمضان نزل القرآن إلى سماء الدنيا وفيه ليلة "القدر" التي هي "خير من الف شهر" وفيه العشر الأواخر وفيه كانت غزوة بدر ومن الأمور اللفظية التي يشتركان فيها اتفاق النحاة على جواز إضافة لفظ شهر لهما ويشاركهما في هذه الخصلة الأخيرة شهر ربيع الأخير وفي ذلك يقول الإمام المختار بن بونا"ولم يضف شهر لدى الجميع**إلا لذي القرآن والربيع ."

Bahkan dikalangan umat islam banyak yang menanyakan kenapa nabi muhammad tidak dilahirkan dibulan Ramadhan atau dibulan yang lain kenapa harus di Robiul awal, nabi muhammad dilahirkan di bulan Robiul awal bukan tidak ada faidahnya dan bukan tidak ada alasan bagi Allah. 

Kalau kita analasi secara semantik kata Rabi’ maka kita akan menemukan dua makna dalam kalimat tersebut, pertama. Kalimat tersebut merupakan indikasi/isyarat yang sangat jelas bagi orang yang cerdas dan mengerti tentang asal mula kalimat Rabi’, bahwa dalam kalimat tersebut terdapat makna optimis atas datangnya sang pembawa  kabar gembira bagi umatnya. Kedua, kalimat Robi' berarti pembingbing bahwa kedantangan nabi tidak hanya sekedar utusan atau nabi yang membawa kabar gembira mengenai agama tapi ia juga berprofesi sebagai hamba Allah yang siap mengarahkan dan mendidik umat yang berada dalam zona kebutaan pengetahuan mengenai hakikat agama.

Syeikh  Abdur-rahman As-shoqli mengatakan: “Setiap nama seseorang mempunyai peran dalam kehidupannya, baik dalam segi perorangan atau yang lain. Di Fashl Arrabi’   Bumi mengeluarkan semua isinya dari berbagai nikmat-nikmat Allah SWT serta Rizki-rizki-Nya yang di situ terdapat kemaslahatan seorang hamba,  dan dengan itu seorang hamba bisa bertahan hidup, serta  di situlah kehidupan mereka berlangsung. Sehingga terbelahlah biji-bijian, serta berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang telah ditentukan di situ, sehingga orang yang memandangnya menjadi senang dan ke’ada’annya-lah yang memberikan kabar gembira akan kedatangan waktu masak dan memetiknya. Di sini terdapat isyarat yang sangat agung atas mulainya berbagai nikmat Allah SWT yang berada dibulan robiul awal.

Ramadhan juga mempunyai hikmah dan keagunggan tertentu, tentang mengapa alquran diturunkan dibulan ramdahan. Sekali saya katakan bahwa apa yang menjadi ketentuan Allah tentu ada nilainya bahwa yang menjadi ketentuan Allah menegenai wahyu ada makna keagungan dan hikmah yang terkadang nalar kita mampu membacanya.

Apabila kita telisik dalam tafsir ibnu kasir bahwa Allah Memuji bulan Ramadhan ketimbang bulan-bulan lainnya, karena dalam hadis banyak menjelaskan mengenai keutamaan Ramadhan tentang selain Alquran yang diturunkan bahwa kitab sebelumnya juga diturunkan dibulan ramdahan.

Suhuf / Lembaran-lembaran Nabi Ibrahim, kitab Taurat dan Kitab Injil di turunkan pada Bulan Ramadhan Begitu Juga Al Quran, hanya tanggalnya saja yg berbeda2.
Suhuf / Lembaran-lembaran Nabi Ibrahim, kitab Taurat dan Kitab Injil di turunkan sekaligus Dari Lauhul Mahfuz ke Para Nabi2 yang menerima, sedangkan Al Quran di turunkan langsung dari Baitul Izzah ke Langit Dunia, Yaitu pada malam Lailatul Qadar seperti pada Surah Al Qadar ayat 1 yang berbunyi bahwa Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.  

Semoga menjadi bahan perbandingan dan renungan dalam menyikapi dua bulan yang juga sama_sama mulia dengan berbagai keajaiban dan kejadian Allah letakan dibulan tersebut. 

mengenai keutamaan dua bulan tersebut maka saya katakan bahwa lebih utama bulan Ramadhan tapi disisi lain dua bulan tersebut banyak menyimpan kebersamaan sehingga pelur kita kaji bersama_sama dan membuka lembaran lawas yang sudah lama menjadi hiasan rak lemari kita.