Ketua GSM-P Tuding Perusahaan Plat Merah di Kab. Pamekasan di Korup.

JATIMAKTUAL,  PAMEKASAN, - Komentar mantan Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, yang saat ini menjabat sebagai ketua Komisi III,  Hosnan Ahmadi terkait Perusahaan plat merah dilingkungan kabupaten Pamekasan yang sampai saat ini masih dinilai belum mampu memberikan sumbangsih yang jelas terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kami anggap (PT Mekkasan Makmur) masih jalan di tempat, karena tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan," kata Hosnan Ahmadi, sebagaimana yang dirilis mediajatim.com,  Sabtu (21/03/15).

Halili Mental,  Ketua gerakan Solidaritas Muda Pamekasan (GSM-P) menuding bahwa Salah satu BUMD di Kabupaten Pamekasan itu dikorups.

"Perusahan milik daerah itu berdiri pada tahun 2010 ternyata saat ini belum  jelas keberadaanya. Seolah tak ada manfaat sama sekali kepada Masyarakat Kab. Pamekasan, dan yang paling di sanyangkan, DPRD dalam hal ini juga seakan-akan tidak serius untuk menyelamatkan uang rakyat.  walaupun kemarin ada salah satu dari wakil Rakyat berkomentar akan mendatangkan team audit terhadap perusaahaan itu,  namun kenapa sampai saat ini tidak  ada kejelasan?.

Ini menjadi tanda tanya besar bagi kami selaku mahasisawa sekaligus pengamat kebijakan pemerintah, kami berharap janji dari salah satu wakil DPRD pamekasan untuk mendatangkan team audit terhadap perusahaan tersebut segera dipenuhi agar ada kejelasan. atau jangan-jangan DPRD itu hanya gertak sambel saja, dan Jangan-jangan memang terjadi tindak pidana korupsi didalamnya." kata Halili Mental Kepada jatimaktual.Com

Sekedar diketahui menurut Ketua GSM-P bahwa "perusaha BUMD/ PT. Aneka usaha Mekasan Makmur itu berdiri pada tahun 2010 dengan modal awal dari Pemerintah Daerah sebesar Rp. 2 miliar salah satu harapannya untuk mensejahterkan rakyat dan untuk menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD). " tandasnya.

Ketua Komisi II DPRD pamekasan,  APIK saat dikonfirmasi via akun WhatsApp-nya enggan untuk memberikan komentar, salah satu alasannya karena Mantan Ketua Komisi II,  hosnan Ahmadi sudah berkomentar.

"No komen kalau pak hosnan sdh mengumentari" tanggapnya.

Sementara saat ditanya lebih lanjut bahwa saat ini Hosnan Ahmadi sudah bukan menjabat sebagai ketua komisi II. pihaknya malah bungkam (tanpa komentar apapun).

Pewarta.  Muhri Andika.


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment