Juko' Tonoh:, Ada Apa Pemerintah dan Lesehan Juko' Tonoh?

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Keberadaan lesehan Juko' Tonoh sampai saat ini masih banyak dipertanyakan dan menuai banyak kritikan, bahkan sampai saat ini nampaknya masih menjadi penguasa di areal-areal Eks. Stasiun PJKA Pamekasan, dengan luas parkir yang banyak memakan tempat dan keberadaan tiga gubuk di atas taman serta tidak berfungsi bagi masyarakat umum.

Pasalnya, keberadaan Juko' Tonoh sampai saat ini nampaknya sering mendapatkan sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar bagi para pecinta kopi yang notabennya hanya mampu untuk bersandar di lesehan kopi tanpa atap dan lahan parkir.

Sebelumnya memang sudah ada pernyataan yang sangat jelas dari pihak terkait yakni Satpol PP dan dinas Koperasi tentang keberadaan Juko' Tonoh, saat dikonfirmasi usai penertiban yang dilakukan waktu lalu oleh Luthfiadi selaku satu Aktivis Pamekasan yang sampai saat ini menjadi bahan tumpuan curhatan para Pedagang Kaki Lima (PKL), baik di Areal Monumen Arek Lancor dan Eks. Stasiun PJKA Pamekasan.

"Kira-kira sudah 4 bulan lebih saya berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kepala Dinas Koperasi, waktu itu saat melakukan penertiban dan penataan oleh tim gabungan, disela-sela itu saya menyempatkan diri untuk menyinggung keberadaan lesehan Juko' Tonoh, namun jawabannya suruh tunggu dulu katanya masih dalam proses, jadi bertahap," tegas Luthfiadi kepada jatimaktual.com

"Namun saya tetap paksakan untuk bertanya terkait itu dan akhirnya, menjawab bahwa akan di adakan pengukuran ulang, dan saat disinggung terkait masalah 3 gubuk yang berada di atas taman, pihaknya melempar untuk bertanya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Namun saat dikirimi surat audiensi pihak DLH mengirim surat balasan agar ditemui pada bulan Juli dengan alasan masih mengikuti pendidikan," tambahnya.

"Harapan saya kepada tim penataan PKL atau kepada Dinas yang menangani harus segera merealisasi janji-janjinya dan membuktikan kepada masyarakat secara transparansi, agar tidak terjadi kecemburuan sosial antar pelaku usaha, utamanya para Pedagang kaki lima," tutupnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment