Diduga Lalai Dalam Menindak Kasus Korupsi, KALAB Lakukan Aksi Demonstrasi Ke Kejari Pamekasan.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan diduga lalai dalam penanganan kasus korupsi yang melibatkan beberapa oknum pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, sehingga membuat puluhan aktivis yang tergolong dari Komite Arek Lancor Bangkit (KALAB) lakukan aksi demonstrasi untuk menuntut Kejaksaan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut, Rabu (03/05/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jatimaktual.com, aksi demonstari yang dilakukan KALAB ini, di kawal oleh puluhan aparat dari Jajaran Polres Pamekasan, upaya mengamankan berjalannya aksi.

Adapun enam tuntutan yang dilakukan oleh KALAB kepada Kejaksaan, yakni kasus Mark Up Pembelian Pertokoan Citra Logam Mulia (CLM) yang sebesar Rp. 7,5 Miliyard, kasus Penyimpanan Dana Hibah oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tahun 2014, kasus hilangnya Bulog di Sub Divre XII Madura, kasus dugaan Mark Up Pembangunan TPA, kasus Koprupsi Adhoc pada Dinas Pendidikan Pamekasan dan kasus Program Listrik Masuk Desa (PLMD) di Wilayah Kabupaten Pamekasan yang ditaksir merugikan uang negara sebesar Rp. 8,2 Miliyard.

Dalam orasinya, KALAB meminta pada Kejaksaan, supaya mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tersebut dengan serius, karena hingga saat ini kasus ini terkesan main-main dan tidak ada keseriusan dari pihak Kejaksaan. Teriaknya saat berada di atas mobilnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment