PERJALANAN KREATIF MELUKIS DAN GAIRAH SENI DI SAMPANG

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Melukis memberikan sensasi yang berbeda bagi saya, perkenalan dengan para perupa Sampang rupa menjadi jalan keberkahan yang mengasyikkan.

Melukis merupakan cara saya berbicara lewat gambar. Sampang yang di stigma dengan segala pernak-pernik negatif akan berbeda 180 derajat apabila tiap diri mengenal Sampang dari dekat. Gairah melukis yang begitu istiqamah namun kurang terekspos menjadi bagian proses kreativitas yang menarik apabila datang secara langsung dan mengintimi seluk beluk benih-benih kesenian yang tumbuh.

Jejak Olle Ollang merupakan pameran pertama yang saya ikuti dengan menyertakan dua lukisan berjudul Percakapan Semesta dan Alif yang Tertanam.

Pertarungan yang tak pernah usai terus menafasi batin, berulangkali saya bersilaturahmi ke rumah para perupa Sampang untuk mengintimi proses secara langsung namun yang saya dapat hanya percakapan-percakapan yang menyisakan tanda tanya sebab ternyata umumnya perupa Sampang bersemedi terlebih dahulu untuk melahirkan karya. Ada yang memulai dengan membuat sketsa sebelum benar-benar melukis. Proses berkarya ditempuh malam hari karena umumnya mereka seorang guru dan lulusan seni rupa.

Berproses adalah milik tiap insan, itulah yang saya yakini dan sayapun mulai melukis dan ikutserta memeriahkan pameran Jejak Olle Ollang yang akan berlangsung 22-27 April 2017 di gedung dewan kesenian sampang dengan dua lukisan.

Melihat lukisan-lukisan yang dipajang untuk dipamerkan merupakan tambahan ilmu bagi saya sebab di sinilah saya menyaksikan karakter lukisan beragam maka menjadi saksi dan pelaku sejarah merupakan anugerah terindah. Jika Sanggar Sastra Al-Amien (SSA) merupakan komunitas pertama saya berproses dalam dunia tulis menulis maka dengan sukacita saya berkabar bahwa Komunitas Perupa Sampang merupakan tempat saya menimba dan menempa serta berproses melukis.

Akhir kata selamat menghadiri pameran lukisan bergengsi di dewan kesenian sampang dan selamat menjadi saksi mata sejarah tentang gairah seni di Sampang khususnya lukisan.

Dewan Kesenian Sampang, 21 April 2017

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment