Ditemukannya Mahasiswi Berfoto Dengan Bendera HTI, Ketua PC PMII Situbondo Angkat Bicara.


JATIMAKTUAL, SITUBONDO,- Ditemukan beberapa mahasiswi yang berfoto dengan memampangkan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Mendapat kecaman dari Ketua PC PMII Situbondo.

Kejadian ini berada didepan Kampus Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, di Jl. PB. Sudirman kecamatan Patokan kabupaten Situbondo, Minggu 22/04/2017.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan organisasi masyarakat (OrMas) dengan pemahaman yang fundamentalis dalam upaya menjadikan Indonesia, negara Islam khilafah.

Ketua PC PMII Situbondo (Sahabat Ach. Hasan), menekan kepada pihak pemerintahan agar lebih jeli terhadap kelompok fundamentalis, utamanya kelompok fundamentalis penentang Pancasila yang akan menghancurkan keutuhan NKRI pada umumnya, khususnya kabupaten Situbondo. Tegasnya dalam komentarnya saat diwawancara oleh wartawan jatimaktual.com, yaitu saudara Fadhil.

Menyebarnya foto mahasiswi yang memampang bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) didepan kampus Universitas Abdurachman Saleh Situbondo membuat PC PMII Situbondo resah dengan kejadian tersebut. Dengan hal menandakan masyarakat Situbondo yang notabennya nahdliyyin masih lemah pemahaman tentang ke Islaman dan ke Indonesiannya.
Imbuh Ach. Hasan.

Lebih lanjut Ach. Hasan akan mengajak semua OKP dan Ormas untuk sama-sama memberantas adanya kelompok penentang Pancasila. Karena negara ini bukan negara Islam, melainkan negara yang terdiri dari berbagai suku dan ras yang harus menjaga kenyamanan kehidupan bernegara. 

Tak harus dengan khilafa' islamiya untuk membangun kemajuan dalam sebuah negara, tidak ada system yang bobrok kalo manusianya menginginkan perubahan. Buktinya masih banyak negara-negara non Islam yang maju. Dan tidak jarang negara Islam yang bobrok karena haus dengan kekuasaan yang menjadikan agama sebagai referensi kuat untuk mempengaruhi orang dengan segala cara.

PC PMII Situbondo juga berharap banyak kepada pemerintah kabupaten Situbondo untuk memberikan ketegasannya dalam mengatasi persoalan kelompok fundamentalis penentang Pancasila, untuk segera di bubarkan. 


Pewarta : Fadhil
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment