HMP PGMI Bersholawat Bersama Anak Panti, Dalam Suasana Kartini dan Isro' Mi'roj.

JATIMAKTUAL, SIDOARJO,- Allahumma Shalli alaa Muhammad. Nampak kurang bisa diterima, sebab bila hanya ruhnya yang terbang ke langit, sedangkan jasadnya tetap di bumi, seharusnya tidak perlu ada kegegeran di tengah kaumnya. Padahal sirah nabawiyah mencatat bahwa setelah pengakuan diangkatnya Muhammad menjadi rosul, muncul reaksi dari kaumnya terlebih dari para kalangan kafir Quraisy yang mengingkarinya. Mereka menolak secara akal pikiran karena ketidak logisan atas peristiwa tersebut.

Perihal tentang dilaksanakanya acara untuk memperingati isro' dan mi'roj nabi Muhammad. Perdebatan antar golongan umat Islam terjadi, argumen mengenai kebid'ahan banyak dikumandangkan. Sebagai insan kamil, kami kalangan mahasiswa mengambil jalan moderat untuk mengikuti golongan yang membolehkan dilaksanakanya acara isro' dan mi'roj. Dengan dalih banyak manfaat yang didapat dari acara ini, diantaranya untuk mengenang peritiwa dan jasa-jasa nabi Muhammad SAW.

Dalam memperingati peristiwa tersebut, HMP PGMI bekerja sama dengan Panti Asuhan Khusnul Yaqin Taman Sidoarjo. Acara yang dikemas melukis bersama dengan iringan hadrah sholawat yang menggema di aula khusnul yaqin. Semangat dan antusias dari adek-adek yayasanpun melengkapi kemeriahan acar ini, sebagai bukti kecintaanya kepada baginda nabi Muhammad, (24 april 2017).

Pencerahan pikiran yang diberikan oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Khusnul Yaqin, bapak Wahono menjadi penyemangat untuk terus maju kedepan bagi seluruh keluarga HMP PGMI UINSA Surabaya. Pesan yang paling bermakna dari beliau adalah untuk selalu menghargai waktu dan berkomitmen terhadap tanggungjawabnya.

"Belajarlah dan mulailah dari sekarang, meskipun salah itu sudah biasa nak, karena ini adalah proses untuk mengasah diri," ungkap Ketua HMP Achmad Fatkhurrozi, dalam sambutan penutupan acara.

Penulis : Rosi
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment