Waduh.! Ditanya Soal Izin Bangunan di Wiraraja, Ternyata Beda Pendapat. Mana yang Benar.?

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Suara Pemuda dan Masyarakat Pamekasan (SPMP) Luruk Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Pamekasan, terkait maraknya Pembangunan (Hotel, Cafe, Tempat Karauke, Rumah Kos, Rumah Sakit, Restaurant dan Mini Mall) yang ditengarai tidak mempunyai/melengkapi surat izin dilingkungan Kabupaten Pamekasan, yang seringkali meresahkan masyarakat, apalagi banyak yang disalah fungsikan, Senin (06/03/2017) sekitar jam 09.00 WIB. 

Sebuah Fenomena mengagetkan saa SPMP menanyakan kelengkapan Izin bangunan Wiraraja, ternyata ada dua jawaban kontroversi yang dikeluarkan oleh kabid yang mewakili kadis dalam Forum Audiensi.

Dalam pelaksanaan audiensi tersebut, SPMP merasa kecewa. Pasalnya Kepala Dinas dan Sekretaris tidak bisa menemuinya, dengan alasan di panggil Bupati ke Pendopo Pamekasan ada rapat. Sehingga pertemuan tersebut di wakili oleh bapak Sunarto Kabid Perizinan, Syaifullah dan 4 Stafnya.

lucunya lagi saat anggota SPMP menanyakan surat izin dari Wira Raja, antara Sunarto dan Syaifullah berbeda pendapat,  satunya bilang ada, satunya lagi bilang tidak ada, sehingga terlihat jelas ketidak kompakan di satu instansi tersebut.

Syaifullah menjelaskan "bahwa surat izin Wira Raja itu ada, cuma surat izin itu tidak sesuai setelah di cek dilapangangan, yang di ajukan sekian meter, setelah di lihat ternyata sekian meter, bererti kami dibohongi oleh pihak Wira Raja. Kalau penindakan kami tidak punya hak untuk menindak, yang berhak menindak itu Sat Pol PP. Kalau seandainya kalian mengatakan pihak KPPT itu lalai saya rasa tidak, tapi itu bisa saya terima, cuma yang pasti izin itu ada". 

Belum selesai Syaifullah menjelaskan, kemudian langsung di stop pembicaraannya oleh Sunarto terkait izin Wira Raja dan pihaknya menyatakan bahwa "Surat izin yang milik Wira Raja itu tidak ada setelah beberapa bulan kami laksanakan rapat, In Syaa Allah besok akan ada pengukuran tanah ulang dari Pertanahan ". Tegasnya

Kemudian SPMP meminta bukti kelengkapan izin tersebut. "Jika memang ada surat izin dari Wira Raja dan seluruh Pembangunan (Hotel, Cafe, Tempat Karauke, Rumah Kos, Rumah Sakit, Restaurant dan Mini Mall) yang ditengarai tidak mempunyai/melengkapi surat izin dilingkungan Kabupaten Pamekasan, kami minta bukti berkas dari pihak Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu?". Terangnya

"Untuk surat izin memang ada semua, nanti di tunggu." Kata salah satu kabid.

Setelah lama menunggu ternyata Sunarto mengatakan bahwa Bapak Kepala Dinas saat di telpon tidak di angkat, jadi untuk melihat surat izin tersebut tidak bisa. 

Selain berkas surat izin tidak dikeluarkan, dari salah satu perwakilan yang menemui pihak SPMP tersebut seakan-akan saling menjatuhkan satu sama lainnya. 

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment