Pasca Terpilih Sebagai Mandataris PK PMII UNTAG 45, Abdul Ghofur Diminta Mampu Bawa PMII Lebih Responsif.

JATIMAKTUAL, BANYUANGI,- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) 45 Banyuwangi menggelar acara Rapat Tahunan Komisariat (RTK) Ke-IX yang bertempat di Yayasan Tarbiyatul Islam Asy-syafi'iyah Jl. Ikan Tombro Karangrejo, Banyuwangi, (11-12/03/17).

acara RTK ini, bertemakan "Reaktualisasi Pergerakan, Membangun Sinergitas Gerakan & Keutuhan Militansi Kader", acara RTK tersebut memang rutin dilaksanakan setiap tahun, setiap pergantian ketua komisariat sekaligis untuk keberlangsungan regenerasi kader.

"Sebagai agenda akbar tingkat komisariat, sengaja kita mengangkat tema, Reaktualisasi Pergeraakan, Membangun Sinergitas Gerakan dan Keutuhan Militansi, di harapkan bisa terejawantahkan oleh pengurus komisariat yang baru nantinya". Pungkas Adi Prayugo selaku ketua panitia pelaksana.

Pihaknya berharap acara RTK bisa berjalan secara maksimal dan menghasilkan rekomendasi guna perkembangan kaderisasi.

"Siapapun nantinya yang terpilih, semoga amanah serta mampu berdedikasi penuh dan bertanggungjawab sebagai pemimpin tertinggi tingkat komisariat". Harap Adi, sapaan akrabnya.

Kepengurusan Masa khidmat 2016/2017 yang di ketuai oleh Fina Mawadah telah optimal, faktanya, Komisariat PMII UNTAG 45 Banyuwangi Masa Khidmat 2016/2017 mampu membentuk rayon serta mampu melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) Perdana.

"Kontribusi pengurus masa khidmat 2016/2017 patut diapresiasi karena mereka telah meletakkan perkembangan kaderisasi yang cukup signifikan". Tambah Adi, sembari menutup sambutannya.

Sementara, Fina Mawadah dalam sambutannya terus memotivasi para anggota dan kader komisariat PMII UNTAG 45 untuk tidak terlalu bangga dengan apa yang telah dicapai oleh kepengurusannya.

"Apa yang kami lakukan semata sebagai wujud pengabdian kepada organisasi, meski terjadi rotasi kepemimpinan di harapkan kita jangan pernah merasa perjuangan selesai sampai disini, karena masih banyak yang harus kita lakukan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan", tegas Mahasiswi asal Lampung ini.

Selama RTK Ke-IX, berlangsung kader sangat antusias dalam mengikuti setiap persidangan.

Tak kalah penting, dalam RTK tersebut Tim Verifikasi menetapkan tiga calon yang telah memenuhi persyaratan yang telah diputuskan dalam pleno panitia RTK Ke-IX.

Demikian disampaikan Zainullah selaku tim seleksi, bahwa terdapat tiga calon di acara RTK ini, "Terdapat tiga calon yang sudah memenuhi persyaratan pencalonan ketua, mereka adalah Sahabat Abdul ghofur, Adi prayugo, dan Firdawati Respendi". Ujar Zainullah.

RTK tersebut, berjalan dengan lancar, dan yang terpilih sebagai mandataris RTK Ke-IX yaitu Abdul Ghofur dengan perolehan tujuh suara, Adi Prayugo tiga suara, Firdawati Respendi satu suara dan tiga hak suara tidak sah (golput).

Utsman selaku pengurus demisiomer mengucapkan selamat kepada Abdul Ghofur yang telah terpilih sebagai mandaris RTK Ke-IX dan berpesan bahwa, kader PMII harus respon terhadap gejolak yang tejadi di masyarakat.

"Kader jangan hanya mengurung pengetahuannya dalam ruang sempit komisariat tapi mampu melakukan pembebasan terhadap penindasan yang terjadi. Seperti konflik tumpang pitu yang sangat urgent karena mengancam rakyat dan lingkungan". Pesan Utsman.

Hal senada juga di sampaikan oleh sahabat Sururudin selaku alumni komisariat UNTAG 45 Nanyuwangi dengan menghimbau pada kader untuk selalu bergerak.

"Anggota dan kader harus selalu responsif dan jangan pernah berhenti bergerak demi terciptanya transformasi yang baik". Pesan Sururuddin.

Pewarta : Afif

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment