Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan dinilai Tak Jelas, Kelompok GAM Turun Jalan.



JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Gabungan Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Apologi Mahasiswa (GAM) melakukan Aksi Demonstrasi dilingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan Madura Jawa Timur. Rabu (1/3/17). Mereka menuntut transfransi terkait Pengadaan Buku Perpustakaan pada tahun 2015 yang dinilai menuai pertanyaan Besar.



Kilas sejarah bahwa Gerakan GAM hari ini tak ubahnya sebuah jejak sejarah perubahan tempo dulu, dimana Sejak berpuluh tahun yang silam mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dalam menumpas kedzaliman pemimpin. Gerakan budi utomo (1908), peristiwa rengasdengklok (1945), dan trisakti pada tahun 1998 adalah bukti sejarah betapa mahasiswa sebagai penegak keadilan.

"pada hari ini kita sebagai mahasiswa khususnya STAIN Pamekasan dipanggil kembali untuk membela hak mahasiswa yang mereka rampas. Pelayanan pihak perpustakaan yang mengecewakan, kurangnya buku ajar/ketersediaan materi kuliah turut menjadi warna hitam dalam perjalanan mahasiswa STAIN Pamekasan sampai saat ini.

Keresahan tersebut tak hanya satu atau dua kali disampaikan kepada mahasiswa. Namun kenyataannya tidak ada perkembangan sama sekali di sektor perpus bahkan cenderung stagnan. sekalipun anggaran terus mengalir setiap tahun, tapi wajah perpus dan buku-bukunya masih tetap yang itu itu saja.. tentu ini menjadi keresahan dan kegelisahan bersama." Tegas GAM sebagaimana yang di tulis dalam edaran kepada seluruh mahasiswa.

Aksi yang dikoordinatori oleh Ach. Faizal berlangsung seru mengelilingi areal Kampus STAIN Pamekasan kendati menunggu Keluarnya Pihak yang bertanggung jawab sebagaimana tuntutan yang disampaikan oleh Pihak GAM.

Pewarta. Muallifah. 
Editor.      MUHRI ANDIKA 


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment