PKC PMII Jatim Ingatkan Pemerintah


JATIMAKTUAL, SURABAYA,- (24/02/17) Sudah hampir setengah abad lamanya PT. Freeport Indonesia mengeruk kekayaan negara, sudah tak terhitung berapa besar keuntungan yang mereka dapatkan, tentu hal in menimbulkan banyak pertanyaan dibenak rakyat inonesia mengap negara kita diam, berbagai cara telah dilakukan pemerintah dalam upaya melakukan nasionalisasi aset negara tersebut untuk kepentingan akyat indonesia, bukan tanpa alasan.


UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3 menjelaskan bahwa  Bunyi pasal 33 UUD 1945 ayat 3 menyebutkan " Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakya , namun pada kenyataannya tidak demikian, sejak beroperasinya PT. Freeport Indonesia negara hanya mendapatkan bagian kecil dari keuntungan yang mereka dapatkan tidak kurang dari angka 10 yang masuk dalam kas negara. 


Pemerintah hari ini kembali berusaha untuk melakukan langkah tegas terhadap PT. Freeport untuk memberikan Divestasi saham sebesar 51%, namun bukan malah mengabulkan apa yang telah menjadi hak dari negara kita sebagai penghasil tambang emas terbesar di dunia, pihak PT. Freeport justru akan menggugat Indonesia ke Arbitrase Internaional (AI).
Melihat kondisi tersebut diatas PKC PMII Jatim menanggapi serius terkait polemik ini, sahabat zainuddin selaku ketua umum menegaskan bahwa PMII Jatim siap berada di garda terdepan untuk mengawal langkah pemerintah terhadap PT.Freeport Indonesia kali ini, 

" kami siap menghadapi resiko apapun, kami sampaikan kepada bapak Presiden Jokowi agar tidak takut dengan ancaman apapun, kita telah memiliki pengalaman di AI terkait gugatan serupa, newmonth pernah kalah dengan kita, teruskan mandat UUD 1945 pasal 33 dan jangam gentar dengan apapun" tegasnya. 

Sebelumnya PT. Freeport Indonesia mengancam akan mem-PHK kurang lebih 30.000 karyawan lokal dan hal ini mendapat tanggapan serius dari Ormas terbesar di negeri ini yaitu PBNU dan GP Ansor agar pemerintah tidak gentar menghadami segala macam tekanan yang dilakukan anak perusahaan tambang asal amerika tersebut. 

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment