Luar Biasa. Koramil 0826/11 Batumarmar Kembangkan Tanam Padi SALIBU

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN- Babinsa Bujur timur Koptu Sulhan Koramil 0826/11 Batumarmar berupaya mengembangkan Pola Tanam Salibu bersama Poktan Menara tani di Dusun Nomeh Desa Bujur Timur Kecamatan Batumarmar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0826/11 Batumarmar Kapten Arm Hariyanto, Babinsa Bujur Timur Koptu Sulhan, PPL Bapak Inam dan anggota Poktan Menara Tani.

Demi memacu peningkatan produksi beras nasional di perlukan beberapa strategi antara lain: perluasan areal tanam dengan mencetak sawah baru. Peningkatan produktivitas lahan dan Perluasan areal panen melalui peningkatan IP (indeks panen).

Budidaya padi salibu adalah salah satu inovasi teknologi untuk memacu produktivitas / peningkatan produksi. Budidaya padi salibu dapat memacu peningkatan produksi padi dengan meningkatkan IP (indek pertanaman).

Beberapa keuntungan budidaya salibu diantaranya adalah umurnya relatif lebih pendek, kebutuhan air lebih sedikit, biaya produksi lebih rendah karena penghematan dalam pengolahan tanah, penanaman, penggunaan bibit dan kemurnian genetik lebih terpelihara.

Komandan Koramil 0826/11 Batumarmar Kapten Arm Hariyanto menyampaikan sebagai tahap awal uji coba pola tanam padi Salibu diwilayah Batumarmar kita laksanakandi Desa Bujur Timur dan Bujur Tengah.

Padi Salibu merupakan tanaman padi yang tumbuh lagi setelah batang sisa panen ditebas/dipangkas, tunas akan muncul dari buku yang ada di dalam tanah tunas ini akan mengeluarkan akar baru sehingga suplay hara tidak lagi tergantung pada batang lama,tunas ini bisa membelah atau bertunas lagi seperti padi tanaman pindah biasa, inilah yang membuat pertumbuhan dan produksinya sama atau lebih tinggi dibanding tanaman pertama (ibunya). Jelasnya.

Budidaya salibu akan meningkatkan indek panen karena, tidak lagi melakukan pengolahan tanah, persemaian dan tanam, sehingga rentang waktu produksi lebih pendek. Budidaya ini secara tidak lansung juga dapat menanggulangi keterbatasan varietas unggul, karena pertumbuhan tanaman selanjutnya terjadi secara vegetative maka mutu varietas tetap sama dengan tanaman pertama. Budidaya padi salibu akan lebih ekonomis sekitar 45 % dibanding budidaya tanam pindah,hal inilah yang meningkatkan pendapatan petani. Imbuhnya.

Kapten Arm Hariyanto dalam kesempatan tersebut memberikan arahan ke petani tentang tanam padi Salibu dengan cara memanfaatkan lahan yang baru panen agar dilakukan langkah-langkah: Setelah padi panen satu minggu kemudian br dilaksanakan pemotongan. Pemotongan kira-kira 5 cm diatas permukaan tanah. Cara pemupukannya 1 minggu setelah dipotong. Pupuk yg digunakan Urea & Za.

Untuk mengimbangi kebutuhan unsur hara pada masa pertumbuhan anakan padi. Salibu perlu pemupukan yang cukup, terutama hara nitrogen. Unsur nitrogen merupakan komponen utama dalam sintesis protein, sehingga sangat dibutuhkan pada fase vegetatif tanaman, khususnya dalam proses pembelahan sel. Tanaman yang cukup mendapatkan nitrogen memperlihatkan daun yang hijau tua dan lebar, fotosintesis berjalan dengan baik,unsur nitrogen adalah faktor penting untuk produktivitas tanaman.

Semoga cara penanaman padi yg baru kita kembangkan sesuai dg harapan pemerintah dan tidak ada kendala kedepan karena di daerah Batumarmar baru tahun ini dilakukan upaya meningkatkan Indek Pertajaman dengan tanam padi 2 kali  .

Pewarta. MUHRI ANDIKA.


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment