Kasus Raskin Terus Memanas, Warga Candi Burung Geruduk Dua Instansi.


JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Setelah lakukan aksi ke Mapolres Pamekasan, 12 orang anggota dari perwakilan Masyarakat dan  BPD Candi Burung mendatangi kantor Inspekrorat untuk mempertanyakan pengajuan surat ekpos yang dinilai lamban, sesuai dengan permintaan Polres Pamekasan, Selasa (28/02/3017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jatimaktual.com dalam melakukan audiensi ke kantor Inspektorat tersebut, sesuai dengan permintaan Polres Pamekasan guna untuk menanyakan pengajuan surat ekpos dan mempertanyakan lambannya proses penyelidikan yang dilakukan oleh Inspektorat. padahal pihak Polres Pamekasan sudah lama yang mengajukan pemintaan ekpos, namun belum ada tindak lanjut dan titik temu yang jelas.

Dalam audiensinya BPD Candi Burung yang merasa dikecewakan oleh pihak Inspektorat Pamekasan, karena sudah dipecat secara sepihak ini, mempertanyakan tindakan dan proses seperti apa yang dilakukan oleh Isnpektorat.

"Saya kasih jangka satu minggu untuk kejelasan kasus ini, karena kasus ini sudah lama dan belum ada titik temu, dan kami siap membantu dalam mengumpulkan data-data itu agar segera di proses". Ungkap salah satu peserta aksi

"Kami minta kepada pihak Inspektorat melakukan eksen terhadap apa yang menjadi permintaan Polres Pamekasan, masalah ada kerugian negara atau tidak itu urusan BPK nantinya, dan harus menambah tim auditor karena saat ini Inspektorat banyak menangani kasus, tapi auditornya sedikit". Ujarnya

Kepala Inspektorat, Tomo, melalui Imam Anshori selaku  Inspektur Pembantu Wilayah Dua menegaskan dan membenarkan bahwa Polres Pamekasan sudah mengajukan surat ekpos kepada Inspektorat, dan apabila ekpose tadi dinilai sudah memenuhi bukti, maka akan segera ditindak lanjuti olehnya.

"Nantinya tergantung pada ekpos tadi, kalau yang diminta ekpos dari Polres Pamekasan atau Satreskrim, dan kita nilai sudah memenuhi bukti. Maka akan segera kami tindak lanjuti, cuma mekanisme apakah nanti yang akan dipakai apa BPKN atau apa?". Ungkap Imam Anshori

"Kami kurang tenaga, karena memang untuk peristiwa ini, teman-teman harus mempunyai sertifikat auditor". Tambahnya.

Pewarta. Lut/Faisol.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment