Kasus Raskin Dinilai Mandek, Ratusan Warga Candi Burung Demo Mapolres Pamekasan.


JATIMAKTUAL, PAMEKASAN - Menindak lanjuti laporan dugaan penyimpangan raskin oleh Kades Candi Burung Kecamatan Proppo, Ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa ke Mapolres Pamekasan Madura Jawa Timur, Selasa (28/2).

Korlap Aksi, Debusi, mengungkapakan bahwa sejak kasus tersebut dilaporkan pada tahun 2016 lalu ternyata sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak Kepolisian.

"Kami cuma meminta kejelasan hukum sampai dimana kasus ini.

Sampai kapan kasus ini akan berjalan, dan kami sudah berulang kali bertanya, cuma masih harus menunggu dan menunggu lagi." Tegasnya.

"Kami bukan tidak menghargai pekerjaan aparat Kepolisian, karena bukti semua sudah ada, dan kepala desa ini bukan hanya satu kaki sampai dua kali saja", lanjut Debusi.

Pada saat aksi berlangsung, Kasat Reskrim AKP Bambang Hermanto, SH mencoba  mengajak beberapa perwakilan dari masyarakat sebanyak 10 orang untuk diberi penjelasan terkait kasus di Desa Candi Burung kedalam Kantor Polres.

"Sebetulnya saya sudah katakan ke Debusi berkali-kali, pemeriksaan sudah kami lakukan semua, untuk kasus tipikor ini kita nunggu ekspos dari Inspektorat", jelasnya.

Kepolisian sudah mengajukan ke Inspektorat, dan sudah berkali-kali tentang ekspos itu.

"Kalau ini tidak kita lalui, pasti akan dikembalikan terus sama jaksa, makanya kita lalui dulu ini semua dan tidak ada yang ditutup-tutupi, kalau sudah ada ekspos baru kita audit berapa kerugian negara", jelas Bambang.

Sehingga Untuk menenangkan massa, Debusi selaku korlap minta pihak aparat memberikan pengertian langsung kepada masyarakat yang ikut dalam aksi kali ini agar masyarakat bisa tenang dan kembali kerumah masing-masing.

Akhirnya Permintaan korlap aksi disetujui, dan H. Sutiyono selaku KBO Reskrim menjelaskan di depan masyarakat, sehingga aksipun berakhir dengan tertib.

Pewarta. Holil SP
Editor.     MUHRI ANDIKA

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment