GMNI: Gayang Perusahaan Asing yang tidak Patuhi Aturan di Indonesia & Lawan Nekolim.

Press Rilist
Lahirnya Negara Indonesia adalah bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945, demikian Pula dengan kekayaan alam yang tekandung dalam wilayah Indonesia harus dimanfaat sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. Pemerintah Indonesia telah mengusahakan terwujudnya keadilan sosial pada bidang Mineral dan batubara dengan hadirnya UU Minerba no 9 tahun 2009 dan yang terbaru hadirnya PP 1 tahun 2017 sebagai dasar hukumnya.

Berdaulat pada bidang politik, Berdikari pada bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang budaya yang tertuang pada TRISAKTI konsepsi Bung Karno merupaka hal mutlak yang harus diwujudkan bagi semua elemen bangsa. Akan tetapi  Keberadaan PT. Freeport Indonesia, khususnya kepastian sumberdaya (resource) dan cadangan (reserve) seluruh mineral yang terkandung (bukan hanya tembaga-nya) telah memberikan kerugian sangat besar selama 50 tahun beroprasinya yang jelas mencederai TRISAKTI. Keberadaan tersebut makin bertambah buruk ketika PT Freeport Indonesia bersikap arogan dan semena-mena dengan tidak mau mengikuti aturan yang berlaku dan mengancam pemerintah di Indonesia.

Dengan melihat kondisi tersebut, Kami Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) untuk memperbaiki kedaulatan rakyat dan serta mewujudkan keadilan sosial mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam menghadapi PT. FREEPORT INDONESIA, sikap dan kebijakan serta regulasi yang telah dibuat adalah tepat dan benar, oleh karenanya kami dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut :

Mendukung penuh pemerintah atas sikap, kebijakan dan regulasi pemerintah terhadap PT Freeport Indonesia dan meminta agar pemerintah untuk tetap melaksanakan regulasi dan kebijakan sesuai dengan UU dan Peraturan yang telah dibuat;

Apabila PT Freeport Indonesia tidak tunduk dan patuh terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku saat ini, maka meminta Presiden RI untuk menghentikan hubungan kerjasama apapun dengan PT Freeport Indonesia;

Meminta Presiden untuk melaksanakan TRISAKTI.

Meminta pemerintah untuk mengambil alih Seluruh Aset-aset yang dikuasai asing yang merugikan rakyat Indonesia;

Meminta pemerintah melaksanakan Reforma Agraria sejati;

Mengajak seluruh elemen Bangsa untuk bersama-sama mengawal penyalahgunaan Aset bangsa agar dipergunakan untuk kemakmuran rakyat;

Mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan nasional;

Meminta Presiden Untuk memastikan terciptanya suasana aman, nyaman , dan tentram di Papua;

Kembali Pada UUD 1945 asli dan mewujudkan cita-cita UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945.

Demikian pernyataan sikap kami ini, kami mengajak seluruh elemen bangsa baik organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, LSM dan lain sebagainya untuk sama-sama memberikan pengawalan dan dukungan bagi Pemerintah untuk menegakan wibawa Negara dan melaksanakan TRISAKTI.


Jakarta, 24 Februari 2017

PRESIDIUM GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(GMNI)


Ketua
Chrisman Damanik

Sekretaris Jendral
Pius A. Bria

Dikirim oleh. Addrori

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment