Transparansi Dana Desa Tegalsono Dipertanyakan

JATIMAKTUAL, PROBOLINGGO,- (26/01/17) Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Desa mempertanyakan transparansi anggaran desa di desa Tegalsono kecamatan Tegalsiwalan kabupaten Probolinggo. Mereka menganggap pemerintah desa tidak tegas dalam transparansi anggaran dana desa.

Mereka juga menyebutkan adanya UUD RI NO 6 Tahun 2014 merupakan semangat konsolidasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan mengawasi kinerja pemerintah desa yang tertuang dalam RPJMDes. Hal itu sejalan dengan UUD 1945 pasal 28 E ayat (3) tentang setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat

Ada banyak pasal yang mengharuskan pemerintah desa transparan dalam hal anggaran. Diantaranya UUD No 14 2008 tentang keterbukaan informasi publik, UU RI No 6 Tahun 2014 tentang desa, dan juga Peraturan bupati Probolinggo NO. 02 tahun 2015 tentang pengelolaan keuangan desa kabupaten probolinggo dan peraturan pelaksanaan.

Harto Mastiyasin kepala desa Tegalsono mengatakan "kami meminta salinan informasi data dokumen APBDes yang di dalamnya mencantumkan anggaran dana pembangunan desa yang wajib transparan dengan tujuan untuk pengawasan publik. Untuk APBDes tahun 2016 itu sudah rampung semua, tidak ada permasalahan ini dari kabupaten kalau untuk 2017 itu masih belum disahkan, ketika sudah di sahkan silahkan ambil saja karena desa memang harus transparan,untuk dokumen APBDesnya ada di bendahara desa." Ujarnya

Busar yang menjabat bendahara desa berpendapat beda. Dia mengatakan "APBDes itu dirahasikan dan desa sebenarnya harus transparan dan terbuka tapi tidak buka-bukaan". Ujarnya

Perbedaan pendapat dari pejabat desa itu disesalkan oleh M. Hasyim. Dia mengungkapkan "Kami timbul tanya besar ketika statment pemerintah desa tidak se nada jangan-jangan ada yang di sembunyikan dibalik dokumen APBDes".

Hasyim juga berharap agar pengelolaan desa harus dijalankan sesuai UUD yang berlaku. Agar tidak terjadi konflik baik di internal desa ataupun di masyarakat. (azz/has)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment