SEMINAR PENDIDIKAN, Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital .


JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Seminar Pendidikan dengan tema "Tantangan pendidikan islam di era digital" dilaksanakan di Aula Lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Mahasiswa pasca sarjana  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember yang bekerja sama dengan STAI At-Taqwa Bondowoso dan Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STAI At-Taqwa Bondowoso, (Kamis,12/01/2017).

Seminar itu dimeriahkan oleh 200 lebih Mahasiswa STAI At-Taqwa Bondowoso, IAIN Jember dan Uiversitas Abdurrahman Shaleh (UNARS) Situbondo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Ketua STAI At-Taqwa Bondowoso, Drs.H.Kholil Syafi'i, M.Si dan Prof.Dr.H. Miftah Arifin M.Ag selaku Direktur Pasca Sarjana IAIN Jember. serta jajaran Dosen STAI At-Taqwa Bondowoso.

Narasumber pada Seminar tersebut adalah Dr. Mazdkur Damiri M.Si selaku Dosen IAIN Jember dan Rifa'i, S.Ag M.Pd.l selaku Wakil Ketua I bidang akademik STAI At-Taqwa Bondowoso.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan media informasi yang semakin pesat, pendidikan sebagai investasi masa depan, generasi bangsa harus bisa menyesuaikan diri  dengan perkembangan dunia digital.

"Era digital pada saat ini adalah sebuah tantangan bagi kita, jika kita tidak mampu menghadapinya maka kita akan terancam dan menjadi korban kekejaman dunia digital," Ungkap Dr. Madzkur Damiri.

Euforia media sosial yang saat ini membeludak, merupakan hal yang sudah disinggung sekian lama.
"Kehadiran digital ini sudah diramalkan oleh banyak futurolog, termasuk Alvin Toffler, dia mengatakan akan ada kejutan untuk dunia di masa mendatang," tambah Mazdkur.

Pendidikan Islam harus merubah tantangan era digital dengan cara merubahnya menjadi penyelamat umat manusia, karena pada saat ini semua kalangan, termasuk mahasiswa sudah mengenal dunia maya yang banjir akan informasi.

" Pendidikan Islam harus mampu merubah tantangan digital menjadi peluang dalam pengembangan peradaban manusia, kita harus bijak dalam menggunakan digital saat ini," tutupnya.

Sementara bapak Rifa'i selaku Waka I STAI At-Taqwa Bondowoso mengatakan bahwa pada akhirnya, era digital menyadarkan dunia pendidikan akan arti penting sebuah inovasi yang harus terus menerus dikembangkan.
"Dunia pendidikan tidak perlu anti terhadap dunia digital yang saat ini banyak digandrungi masyarakat luas, namun semua elemen pendidikan harus mampu memanfaatkan potensi media sosial di era digital ini agar pembelajaran lebih berkualitas," ungkap Rifa'i.

Banyak hal yang bisa didapatkan dari perkembangan dunia digital.
"Dunia digital dengan segudang informasi bisa kita manfaatkan untuk mengasah ilmu pengetahuan dan keterampilan," imbuhnya.

"Pendidikan Islam merupakan sarana transformasi pengetahuan, keterampilan dan budaya. Oleh karenanya, Mahasiswa harus kreatif dan inovatif agar tidak dilindas oleh perkembangan dunia digital yang semakin pesat," pungkasnya.(Putri Desta)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment