Pengurus Komisariat PMII Taswirul Afkar Surabaya gelar MAPABA II.

JATIMAKTUAL, SURABAYA,- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Taswirul  Afkar Surabaya gelar agenda Formal Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang ke II di Musolla Kampus  STAI Taswirul Afkar Surabaya pada Hari Minggu (09/01/17).

Agenda lanjutan Mapaba I yang dikemas cukup sederhana itu, mengangkat Tema  Sentral "Loyalitas Mahasiswa diEra Globalisasi" dengan diikuti Mahasiswa Baru STAI Taswirul Afkar Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua komisariat  Sahabati Mukarromah memotivasi seluruh peserta dengan membahas makna interpretasi surat Al Asri, yaitu untuk selalu mengerjakan amal shaleh serta  menanamkan kesabaran dalam masa berproses agar tidak merugi.

"Jadi, kita sebagai mahasiswa harus bisa menjadikan waktu ini sebagai waktu yg bermanfaat dan bisa mengaturnya sebaik mungkin untuk menggali potensi yang ada pada diri kita, dan selalu sabar  dalam berproses agar tidak merugi". Ujar wanita yang kerap disapa Bu Kom.
Sementara, Sahabat Muhammad Taufiq, S.Pd.I yang menggantikan Ketua Mabinkom Sahabat Zainul Arifin, S.Pd.I menjelaskan Tujuan Mapaba secara universal.

"Saya sangat mengapresiasi agenda formal ini karena sebagai wujud masih intensnya para pengurus untuk melakukan rekrutmen anggota baru, dan peserta patut bersyukur karena agenda formal MAPABA ke II sebagai bentuk untuk mewadahi calon insan pergerakan yang mau bersama-sama bergerak, berjuang diwadah organ ekstra ini". Ungkap lelaki yang juga diamanahi sebagai Sekjend PAC. GP Ansor Bubutan Surabaya.

Lebih lanjut, ditemui dalam kesibukannya, Ketua Mabinkom Sahabat Zainul juga berkomentar dan berpesan kepada pengurus komisariat untuk selalu mengawal anggota baru dalam  masa-masa prosesnya.

"Saya harap pengawalan pengurus tidak hanya selesai disini, tapi pasca dari ini harus lebih intens, lebih sabar lagi dalam mengawal adik-adik untuk memfollow up materi MAPABA II". Pungkas lelaki berkaca mata yang akrab disapa inoenk. (Rif/JA)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment