Muskerwil FKMTHI Jawa Timur dan Seminar Toleransi Beragama

JATIMAKTUAL, SIDOARJO,- (05/01/17) Untuk merancang dan menyusun program kerja, Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Wilayah Jawa Timur (FKMTHI Jatim) mengadakan Muskerwil yang ditempatkan di gedung Setia Aswaja Sidoarjo Jawa Timur. Acara berlangsung dua hari sejak tanggal 3-4 Januari 2017. Ada perwakilan 19 kampus se-Jawa Timur yang hadir di muskerwil tersebut.

Muskerwil FKMTHI Jatim kali ini tidak lain dimaksudkan untuk menyusun program kerja pengurus selama satu tahun kedepan. Keberadaan FKMTHI Jatim yang semakin diperhitungkan di Jawa Timur membuat pengurus yang sekarang harus melakukan gerakan dan terobosan baru untuk mahasiswa tafsir hadis di kampus seluruh Jawa Timur. Setia selaku pimpinan FKMTHI Jatim mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan peserta yang hadir. Dia berharap program kerja yang dihasilkan dapat mengembangkan FKMTHI Jatim menjadi lebih baik.

Acara yang dikemas dengan Dialog Interaktif itu  mengangkat tema "Menerima Perbedaan Menjaga Perdamaian Untuk Keharmonisan Jawa Timur". Muh. Jamil selaku ketua GP Ansor Surabaya mengungkapkan "Mahasiswa Tafsir Hadis harus memiliki dua wadah. Satu wadah intelektualitas dan wadah gerakan. Wadah intelektualitas sebagai modal keilmuan mahasiswa tafsir hadis dan wadah gerakan untuk membangun jaringan dan mengawal terhadap isu-isu kebangsaan". Hadir juga dalam Muskerwil Jatim Wakil Sekretaris Jenderal FKMTHI Abd. Latif Azzam dan beberapa senior di ISQH yang ada di Surabaya dan sekitarnya.

Setia mengatakan "FKMTHI Jatim tidak akan berjalan tanpa bantuan dari semua pihak, kita juga akan mendata kampus yang memiliki jurusan TH/IAT dan IH di Jawa Timur. Semuanya akan kita rangkul dan diikutkan dalam setiap kegiatan FKMTHI baik di daerah maupun pusat". Setelah acara selesai, mereka beramah-tamah bersama senior FKMTHI dan ISQH di kampus UIN Sunan Ampel Surabaya. (azz)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment