Ketua Komisariat dan Alumni Himbau Tim Pemeriksa Kasus Dugaan Penista PMII Agar Adil dan Netral.

Foto Ilustrasi, pada saat sejumlah aktivis PMII IAIN Jember melakukan Aksi Beberapa waktu lalu.
JATIMAKTUAL, JEMBER,- Ketua Komisariat dan Alumni PMII IAIN Jember berharap kepada empat Tim Dosen yang telah ditunjuk Rektor untuk menangani proses pemeriksaan atas dugaan kasus penistaan PMII yang dilakukan oleh "Muhammad Siddiq Ardiyanta" Dosen Non PNS IAIN Jember segera diproses dan pemeriksaanya yang dilakukan, benar-benar netral dan adil, Selasa (3/1/2017).

Berdasarkan hasil informasi yang berhasil dihimpun Jatim Aktual bahwa Prof Dr. Babun Suharto. MM, Rektor IAIN Jember telah membentuk Tim khusus dalam menangani kasus dugaan penistaan PMII yang terdiri dari empat orang diantaranya adalah Abdullah Samsul Arifin, Hafizd Hasyim, Khoirul Faizin, Sarwan.

"perlu ada ketegasan dan proses cepat penanganan kasus tersebut untuk tidak menghambat proses akademik lainnya." kata Toyyibur Rohman, ketua komisariat PMII IAIN Jember.

Dalam pengawalannya, lanjut Toyyib, bersama empat ketua Rayon atas kasus dugaan penistaan PMII yang telah dilakukan oleh oknum dosen  IAIN Jember, pihaknya telah menemui Tim empat orang dosen yang telah ditunjuk Rektor untuk menangani permasalahan tersebut, Kepada empat orang dosen yang ditunjuk Rektor pihaknya menyampaikan dan menegaskan agar kasus tersebut segera diproses dan tidak berlarut-larut sehingga tidak mengganggu terhadap stabilitas kampus kedepan, padahal menurutnya surat permohonan tuntutan pemeriksaan yang ditujukan kepada pihak kampus melalui Dema-Institut sudah lama dimasukan, namun sampai saat ini kasus itu belum kelar.

Selain itu Hotib Umar alumni angkatan 2005, Mantan ketua Rayon FTIK 2008-2009 juga menyampaikan agar keempat Tim yang sudah ditunjuk oleh Rektor agar secepat mungkin untuk menangani dan menyelesaikan masalah tersebut.

Dia berharap agar penanganan kasus tersebut benar-benar netral serta tidak berpihak kepada yang salah, selain itu penangananya harus bersikap adil dan transparan.

Selain itu pihaknya juga berharap agar Tim yang sudah ada membuka kebenaran tentang persoalan yang terjadi, dan segera mungkin bertindak melakukan investigasi dilapangan, karena menurutnya dari hasil tersebut akan menjadi konsumsi publik.

Bahkan menurutnya, jika hasil nantinya tidak sesuai dengan fakta yang ada, maka tim itu harus bertanggung jawab sepenuhnya, selain itu dia juga menyampaikan bahwa Rektor IAIN Jember harus berlaku adil dan tidak melakukan intervensi berbentuk apa pun dalam kasus ini, dan jika terbukti oknum Dosen non PNS tersebut bersalah, Rektor harus memberikan sangsi atas perbuatannya yang telah dilakukan, hal ini demi menjaga stabilitas kampus kedepan, "disadari atau tidak kasus ini sudah tersebar kemana-mana serta didengar oleh seluruh alumni PMII dan tentunya akan menjadi sorotan terus menerus sampai kasus ini benar-benar tuntas."

Kendati demikian, Dr Moch Chotib.MM, dekan FEBI IAIN Jember juga menyampaikan saat dikonfirmasi langsung dikantornya bahwa Pihaknya sudah pasrah sepenuhnya terkait penanganan kasus tersebut kepada keempat tim yang sudah ditunjuk oleh Rektor IAIN Jember.

Hingga Berita Ini diturunkan, semua pihak masih menunggu hasil penyelesaian kasus tersebut. (Arul)*

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment