Jaga Keutuhan NKRI, 12 Organisasi Kepemudaan Buat Forum Kebangsaan.

JATIMAKTUAL, SURABAYA,- Melihat Perkembangan Sosial Politik Nasional yang sedang memprihatinkan, sebanyak 12 Organisasi Kepemudan Jawa Timur membuat Forum Kebangsaan. Forum ini, dibuat karena kecenderungan saat ini prilaku Masyarakat saling Hujat dan Penghinaan pada simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengarah kepada Perpecahan Bangsa.

Rencananya, sebagai Langkah strategis, Forum yang dihadiri oleh Korda GMNI, PW GP Ansor, PMII, GMKI, Lesbumi, Mapancas, GPPRI, dan juga Komunitas Anti Hoax Ini akan segera menggelar Apel Kebangsaan, Jalan Sehat, Dan Doa Kebangsaan.

Ketua Presidium Forum Kebangsaan yang Juga sebagai Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur, Rudi Triwahid mengatakan, pihaknya terus memantau Perkembangan Sosial Politik Tanah Air.

"Melihat prilaku caci maki dan penghinaan terhadap simbol NKRI oleh masyarakat, Kami sepakat untuk Membuat Forum kebangsaan." Ujar Rudi Triwahid Kepada Awak Media.

Oleh sebab itu, Forum ini mengajak kepada seluruh Elemen masyarakat untuk kembali memperkokoh komitmen kita dalam berbangsa dan bernegara dan menjunjung tinggi nilai luhur Tanah Air.

"Siapapun yang ingin memecah belah bangsa, wajib kita lawan."Tegas Rudi.

Namun, Pihaknya menyangkal bila Forum Ini dibuat untuk menandingi kelompok lain yang bersebrangan. Akan tetapi, apabila memang ada Ormas Lain ada yang melakukan pecah belah bangsa, Forum ini secara tegas untuk melawan.

"Kami menunggu penuh kepada para penegak Hukum untuk menindak tegas siapapun yang melakukan Tindakan Kekerasan, Caci Maki, Fitnah, Menebar Informasi Hoax apalagi Penginaan terhadap Symbol Negara." Ujar Rudi.

Forum Kebangsaan ini Juga komitmen untuk terlibat secara aktif dalam memelihara situasi dan kondisi Jatim yang sudah aman, nyaman, rukun, guyub dan saling menghargai. "Nanti Kami juga akan menggelar apel kebangsaan yang rencananya akan digelar di Lapangan Makodam V/Brawijaya." Tandasnya. 

Kontributor. Addrori 

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment