Sosok Amin Said Husni (Bupati Bondowoso) Dapat Dukungan, Jadi Kandidat Ketua IKA PMII Jatim.

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Amin Said Husni merupakan Bupati Bondowoso yang menjabat sejak tahun 2008 lalu. Sejak dipercaya memimpin Pemerintahan Bondowoso Jawa Timur, torehan sudah di sematkan Amin baik di kancah Provinsi hingga Nasional. Pria kelahiran Pamekasan 19 Agustus 1966 ini, pernah duduk di anggota Komisi X DPR RI periode 2004-2009 Lulusan SMA Nurul Jadid tahun 1984.

Amin pernah Duduk di kursi Redaktur majalah Tebuireng, sejak 1986 hingga 1988 serta redaktur Majalah Forum Pemuda, Tahun 1993 hingga 1995 silam. Sebelumnya, pria kelahiran pamekasan ini 47 tahun silam sudah tercatat sebagai anggota DPR RI dua periode, masing-masing periode 1999-2004 dan periode 2004-2009. Namun karirnya duduk di dua kekuatan berbeda itu hanya sebagai cerita dari kehidupan Amin. Sukses di jalur politik yang dirasakan Amin Sa'id saat ini tidak terlepas dari tempaan dunia pesantren. Mulai dari pesantren Nurul Jadid, Paiton Kabupaten Probolinggo sampai pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Dipondok Pesantren Nurul Jadid, suami dari Faizah Husnan ini mengenyam pendidikan di jurusan IPA SMA Nurul Jadid, ia masuk pada tahun 1981, ayah tiga anak ini lulus pada tahun 1984. Selama itu pula ia bermukim disana sebagai santri, Dari Nurul Jadid, melanjutkan mondok di pesantren tebuireng, Jombang. Saat itu pengasuhnya Almarhum KH Yusuf Hasyim. Di Kabupaten Jombang, Amin Sa'id tercatat sebagai Mahsiswa Fakultas Syari'ah pada institut Keislaman Hasyim Asy'ari. Selama kuliah, dia juga aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan menjadi ketua cabang pada tahun 1990-1991.

Pengalaman menjadi ketuan umum cabang PMII jombang itulah yang membuatnya kenal dengan banyak kalangan masyarakat, terutama politisi. Hingga saat dia mendapatkan gelar sarjana pada tahun 1991, dia berangkat ke Jakarta. Selain melanjutkan karir di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, di ibukota negara tersebut dia juga menempuh pendidikan Pasca Sarjana di Universitas Indonesia. Posisi terakhir yang ditempatinya di PB PMII yang menjabat sebagai ketua satu pada era kepemimpinan Iqbal Assegaf (ketua umum PB PMII) karirnya terus naik ditanah rantau. Pada tahun 1994 dia masuk di Gerakan Pemuda Ansor (GPA). Dan setahun berselang, posisi beliau Sebagai Sekjen. Jabatan tersebut dia genggam hingga tahun 2000.
Singkat cerita, Amin pun terpilih sebagai Bupati Bondowoso untuk kali pertama. Dia dilantik pada 15 September 2008 yang bertepatan dengan 15 Ramadhan. "Karena terpilih, otomatis saya berhenti sebagai anggota DPR RI, "katanya. Meski menjadi kepala daerah hingga dua periode, Amin tidak mau seperti kacang lupa pada kulitnya. Secara rutin dia menyempatkan diri sowan (silaturrahim) ke tempat dimana iya pernah mondok dulu. Bahkan, tiga anaknya kini mengikuti jejaknya untuk mondok di tempat yang sama.

Prestasi yang pernah ditorehkan pada tahun 2011 lalu, Bondowoso mendapat penghargaan dari pesantren kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono atas prestasi meningkatkan berasar diatas 5 persen. Buatan botanik sendiri merupakan gerakan massal, agar para petani di Bondowoso kembali menggunakan pupuk organik. Selain baik untuk meningkatkan unsur hara tanah di Bondowoso yang kala itu memprihatinkan, gerakan ini juga di pandang baik untuk masa depan pertanian Bondowoso yang memang dijadikan sebagai salah satu keunggulan, Terbukti, sejak dicanangkan 2008 lalu, hingga hari ini, petani di Bondowoso  berhasil lepas dari ketergantungan pupuk kimia. Bantuan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan dukungan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, serta pihak lainnya, sejumput kopi Bondowoso mampu menggugah pencinta kopi di seluruh dunia.

Melihat banyaknya pengalaman serta komitmennya yang kuat terhadap PMII, Amin Said Husni digadang-gadang menjadi salah satu kandidat Calon Ketua IKA PMII Jawa Timur. Ia sangat layak dan mampu untuk menahkodai IKA PMII Jawa Timur selama satu periode kedepan.

Irfan Jauhari Sekertaris umum PC PMII Surabaya periode 2015-2016 mengatakan, Ketua IKA PMII Jawa Timur harus jelas secara kaderisasi, disamping itu figure Ketua Umum harus mampu menjadi lokomotif bagi kader dan alumni Jawa Timur sehingga mampu menjawab tantangan zaman kedepan.

Proses kaderisasi yang dimaksud adalah figure tersebut harus benar-benar pernah berproses dari rayon hingga level PB, sehingga ketua IKA PMII Jawa Timur benar- benar tau dan bisa menjawab segala keresahan kader-kader yang selama ini berproses.

"Kami hari ini butuh figure yang jelas kaderisasinya. Itu dibuktikan dengan pengabdian hingga level PB PMII, mampu memberi kontribusi yang jelas terhadap kader dan alumni PMII, kami tidak ingin ketua IKA PMII kedepan hanya pandai beretorika saja, sudah bukan zamannya lagi.

Kami butuh figure yang mampu menjembatani kader dan alumni, sehingga nama organisasi tidak disibukkan dengan konflik-konflik internal yang sangat tidak productive.

Silahkan dinilai sendiri kepada seluruh alumni yang hari ini menjadi IKA PMII di masing-masing cabang. Siapa saja yang masuk kategori tersebut dan di anggap layak secara objektif maka silahkan di dukung bersma-sama.

Kami sebagai kader muda hanya berharap kepada seluruh peserta MUSWIL IKA PMII agar kiranya mampu menilai secara Objektive." Terangnya.

Yudik selaku Ketua Umum PC PMII Bondowoso periode 2015-2016, menambahkan bahwa kontribusi Bapak Amin Said Husni selama di Bondowoso sangat kongkrit dan jelas dinikmati oleh sahabat-sahabat PMII BONDOWOSO. Jadi sangat layak beliau ( Amin Said Husni ) menjadi Ketua IKA PMII Jawa Timur.(Y/JA)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment