Sekolah Desa Klaster I; Membangun Sinergi Demi Desa Mandiri.


JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Rabu (21/12/2016), bertempat di kediaman Bapak Hasyim, Desa Klabang Agung Kecamatan Tegalampel, Pendamping Desa Kabupaten Bondowoso mengadakan Sekolah Desa Klaster I. Sekolah Desa ini diadakan dalam rangka penguatan kapasitas pendamping desa. “Sekolah Desa Klaster I ini kami adakan khusus membahas pelaporan DD TA 2016,” ungkap Andiono Putra, Koordinator TA Pendamping Desa Kabupaten Bondowoso.

Sekolah desa ini diikuti oleh pendamping dari 13 kecamatan, terdiri dari Zona 1, 4 dan 5, mulai dari kecamatan Wonosari, Tenggarang, dan Bondowoso dari Zona 1, Kecamatan Maesan, Grujugan, Tamanan, dan Jambesari dari Zona 4, hingga Kecamatan Wirngin, Pakem, Binakal, Curahdami, Tegalampel, dan Tamankrocok dari Zona 5.

“Esok kami akan melanjutkan Sekolah Desa di klaster II di Desa Alas Sumur Kecamatan Pujer, yang pesertanya dari Zona 2 dan Zona 3,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, hadir pula Camat Siddiq Waluyo bersama Sekcam dan Kasipem Kecamatan Tegalampel, Kades Klabang Agung, Kades Tegalampel, serta sejumlah perangkat desa lainnya.

“Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman pendamping. Adanya sekolah desa ini, akan bermanfaat untuk menyamakan persepsi antara pemerintah desa dengan pendamping, dalam mengimplementasikan UU Desa” ungkap Camat Tegalampel Siddiq Waluyo dalam sambutannya.

Camat Tegalampel yang baru dua bulan ini juga mengatakan, ke depan, pemerintah desa bersama pendamping harus bekerja sama dan sama-sama bekerja, serta harus belajar bersama dan sama-sama belajar.
“Ini harus dilakukan, agar program Dana Desa ini berjalan dengan sukses”, imbuhnya.

Sekretaris Desa Karanganyar, Sugiono, yang menyampaikan testimoni implementasi UU No 6 tahun 2014 tentang Desa mengatakan, selama ini, desa melaksanakan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) bersinergi dengan Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa yang ditugaskan di desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel.

“Saya optimis, jika program ini disinergikan secara betul dengan pendamping desa, dan pendamping yang bertugas bisa bekerja sacara optimal, maka desa akan lebih berdaya dan mandiri”, ungkapnya penuh semangat.

Tak hanya itu, Sugiyono juga mengatakan, selama bersinergi dengan pendamping di desanya juga membuat proses perencanaan hingga pelaksanaan dapat berjalan dengan maksimal. “Hal ini semoga terjadi di desa-desa lain dan kabupaten lainnya. Kenapa sinergi dengan pendamping ini penting? Jika perencanaan, pelaksanaan dan penatausahaan ini disinergikan, Insyaallah, saya optimis, dalam pelaporan DD nantinya tidak akan banyak mendapatkan masalah. Apalagi sekarang, bukan hanya Inspektorat yang bisa turun langsung ke desa, BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) pun bisa langsung memeriksa keuangan desa,” jelasnya.

Antusiasme peserta pasca mendengarkan testimoni Sekdes Karangayar Sugiono terungkap dari pertanyaan salah seorang peserta dari Zona 4. Helmi, PLD dari Kecamatan Tamanan, mengaku kagum dengan progres Desa Karanganyar. “Kenapa Desa Karanganyar bisa seperti itu? Apa saja yang dilakukan?,” tanyanya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Sugiono dengan nada berapi-api mengatakan, implementasi Dana Desa 2016 di desanya sudah terlaksana 100 persen. Itu terdiri dari 60 persen untuk pembangunan, sedangkan sisanya yang 40 persen digunakan untuk pemberdayaan masyarakat desa karanganyar.

“Alhamdulillah, capaian kita sudah 100 persen. Selain sinergi yang baik dengan para pendamping, kita juga menjalin kerjasama dengan multi stakeholder di desa. Baik itu BPD, LPMD, PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat lainnya.

Sekolah Desa Klaster I ini diakhiri dengan simulasi pelaporan DD TA 2016. Sunargi, TA Infrastuktur Desa bersama Muflikhuddin, TA Pembangunan Partisipatif, terlihat penuh semangat menjelaskan dan mempraktikkan pengisian form pelaporan dari Perbup DD No 3 Tahun 2016 hingga form pelaporan dari Kemendagri No 113 tahun 2014 dan form Surat Permintaan Data dari Kemendesa bernomor 842 tahun 2016. Sedangkan TA lainnya, Fathor Rahman, Alifatul Lailiyah, Sunfi Fahlawati, terlihat mendampingi PD dan PLD dalam mempraktikkan pengisian form pelaporan DD TA 2016. (Afif)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment