Pasca PMII Dilecehkan, Alumni dan Aktivis Angkat Bicara, Sampaikan Pesan Pada Kampus.

JATIMAKTUAL, JEMBER,- Setelah aktivis Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Jember dilecehkan oleh Oknum Dosean Non PNS Kampus, aktivis dan alumni PMII angkat bicara menyampaikan pesan pada pihak birokrasi kampus IAIN Jember. Selasa (20/12/2017).

"Sebelum bendera kampus IAIN Jember berkibar, bendera PMII sudah lebih lama berkibar direbuplik ini dari sabang sampae merauke" Kata Mauhammad Gafur Nur Hidayat, Alumi PMII IAIN Jember.

Tidak mungkin lanjut Gafur kampus,  IAIN Jember bisa berdiri tanpa peranan sesepuh PMII dan NU. Dia berpesan kepada para bapak dan ibu dosen kampus, seharusnya birokrasi kampus, dosen, dan karyawan berterimakasih kepada organisasi PMII, menurutnya kalau bukan PMII tidak mungkin mereka bisa bekerja sebagi dosen di IAIN Jember, karena adanya kampus merupakan hasil perjuangan sesepuh PMII dan NU.

Gafur berpesan agar menghormati para aktivis dan agar  berhenti mencaci maki PMII, bahkan ia memperingati agat berhenti mengancam nilai mata kuliyah para aktivis PMII.

Dia juga berpesan agar berhenti menghukum  mahasiswa berdiri didepan kelas karna ikut demo, tugas dosen adalah mencerdaskan generasi bangsa bukan malah meracuni otak mahasiswa, karena
nasib bangsa kedepan ditentukan oleh pemuda dan mahasiswa.

Menurutnya para aktivis adalah generasi bangsa yang tidak henti-hentinya menyuarakan perubahan dinegeri ini

Dengan tegas dia menyerukan jangan mengkebiri gerakan aktivis, menurutnya jika itu yang di lakukan maka aktivis akan melakukan sebuah perlawanan.

Selain itu Toyyibur Rohman, ketua Komisariat PMII IAIN Jember juga menyampaikan bahwa adanya dosen yang tidak suka pada aktivis PMII perlu diluruskan, menurutnya berkat adanya aktivis PMII kampus akan dinamis dalam mencapai kemajuanya, aktivis juga telah menjadi kontrol sosial dikampus, khususnya kontrol bagi dinamika kinerja birokrasinya.

 Aktivis PMII, lanjut Toyyib akan menjadi penyeimbang  dalam menilai kebaikan dan keburukan kampus, aktivis pula tidak akan segan-segan  melakukan pergerakan jika terdapat ketimpangan dan persoalan dikampus. adanya kemajuan pesat kampus IAIN Jember hari merupakan bagian dari perjuangan aktivis dan alumni PMII. "Pungkasnya Pada Jatim Aktual (Arul)*

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment