Membangun Ukhuwah Wathaniyah dengan Toleransi .

JATIM AKTUAL, BONDOWOSO,- Laporan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) terhadap Habieb Rizieq dengan tuduhan penistaan agama tambah memanaskan suhu keberagamaan di Indonesia, (31/12/2016).

Saling serang dengan dalih penistaan agama ini merupakan babak penting dari tahapan selanjutnya yang akan terjadi. Tidak mustahil akan mengoyak kebhinekaan yang sudah lama terajut di Indonesia. 

Menyikapi Laporan dari PMKRI, Zainuddin sebagai Ketua Umum PMII Jawa Timur menyatakan, bahwa sudah saatnya antar agama di Indonesia menjaga harmonisasi antar agama. 
“ dalam Nilai Aswaja, kami mengenal tentang Tawassut (moderat), Tasammuh (toleransi), Tawazun (seimbang) dan ta’addul (keadilan). Nilai nilai inilah yang akan menguatkan bangunan persaudaraan sebangsa (Ukhuwah Wathaniyah),”Ungkap Jay.

Lebih jauh, Calon Magister Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) 45 Surabaya ini menyatakan bahwa, "setiap warga memang punya hak yang sama di depan hukum, semuanya memang dilindungi oleh konstitusi, akan tetapi, terdapat bangunan kebhinekaan di Indonesia harus tetap utuh dengan situasi dan kondisi apapun," tambahnya.

Pada sisi yang lain, Zainuddin juga mengharapkan bahwa tokoh tokoh agama harus bisa menjaga diri dari tindakan yang memancing amarah bangsa. Menjaga ucapan dan tingkah laku adalah bagian dari cara sederhana untuk menjaga keutuhan NKRI.

“PMII Jawa Timur akan selalu berupaya memperkuat ukhuwah wathaniyah dengan nilai toleransi. Ini dalam rangka menjaga kebhinekaan di Indonesia,” Pungkasnya.(Arif JA)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment