PMII RAYAKAN HARI KEMERDEKAAN RI DENGAN BEDAH BUKU KESATRIA KUDA PUTIH.

JATIMAKTUAL, SITUBONDO,- Pengurus Cabang Pergerakan mahasiswa islam indonesia kabupaten situbondo. Merayakan hari kemerdekaan ripublik indonesia yang di kemas dengan bedah buku kesatria kuda putih. Caranya yang berbeda dalam  merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Kini mendapatkan banyak simpati dari berbagai kalangan utamanya para pemuda dan pemudi
   
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari rabu 31/08/16, start mulai jam 10.00 wib. Dalam pelaksanaannya ada 6 rangkaian acara, masing masing acaranya adalah: pembukaan. Pembacaan kalam ilahi, menyanyikan lagu indonesia raya dilangsungkan MARS PMII, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan  dan dilanjutkan dengan bedah buku
Acara  yang di persiapkan kurang lebih selama 1 bulan oleh panitia pelaksana yang dibentuk PC PMII Situbondo.  Telah melibatkan mahasiswa, siswa dan ormas atau ukp sesitubondo. Menurut muhammad andi, kegiatan ini memang bertujuan untuk merefleksi sejarah perjuangan KH. R. As'ad Samsul Arifin Agar para generasi muda melek terhadap sejarah, pentingnya memahami sejarah untuk di jadikan sebagai pedoman dalam bernegara di lain hal agar generasi kita menjadi generasi yang bertanggung jawab atas kemerdekaan yang memang sudah di cita-citakan  para fanding father kita.
"kehadiran para tamu undangan tentunya membuat kami puas dan bangga, karena kehadiran kalian merupakan wujud nasionalisme yang dimiliki oleh  sahabat/i. Dan besar harapan kami panitia adalah generasi hari ini bisa menjadi generasi yang mempunyai progres dan kemandirian dan bukan hanya jadi generasi yang bisanya hanya bergantung pada orang lain" terang mohammad andi.

Menurut ketua umun PC. PMII Situbondo.  "Kemerdekaan bangsa ini adalah impian seluruh fanding father. Usaha mewujudkan kemerdekaan tak semudah membalikkan telapak tangan.  akan tetapi bukan karena kemampuan dan peralatan yang sudah mewadahi mereka mengusir pejuang. Hanya keinginan, semangat dan tekat yang membekali para pejuang. Nyawa adalah taruhan bagi mereka untuk mengusir penjajah yang sewenang-wenang terhadap bangsa kita.

Era globalisasi yang penuh dengan kecanggihan sudah ckup menghegemoni dan membuat kita tidak sadarkan akan fasilitas yang di sediakan, jika mau menyadari sebenarnya kita masih terjajah. Karna masuknya penjajahan melalui tiga pintu. Pertama buaya. Dua bahasa dan tekhnologi. Mulai dari pasca kemerdekaan sampai hari ini kondisi bangsa kita masih dalam kondisi penjajahan."

Refleksi kemerdekaan yang dilakukan oleh PC PMII situbondo ini memang sengaja di kemas berbeda dengan kegiatan yang diadakan oleh masyarakat  situbondo pada umunya.  mahasiswa sebagai kaum intelektualis   harus mampu menunjukkan progresifitas dan kreatifitasnya. Karena di tangan sahabat/i terdapat masa depan bangsa ini,

"jika generasi muda pasif, lalu mau jadi apa bangsa kita, karena soekarno pernah menyampaikan bahwa perjuangan kalian lebih berat dari pada perjuangan ku. karena perjuangan aku mengusir belanda sedangkan kalian melawan bangsa amu sendiri". Jawab anis mukaddas saat di wawancarai oleh jatim aktual.

"Acara bedah buku pada kesempatan kali ini memang sengaja kita mengangkat tema perjuangan KH. R. As'ad Samsul Arifin sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar para penerus bisa meneladani dan mencontoh tingkah laku dan semangat perjuangan KH. R. As'ad Samsul Arifin. akan tetapi bukan hanya sekedar mampu untuk mengikuti langkahnya beliau. Namun harus mampu mengaktualisasikan pesan pesan kemerdekaan yang di sampaikan oleh beliau". Terang ketua umum yang akrab di panggil Adew. ( Ach. Hasan )

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment