Nyabu dihotel Klas Melati, Kades Kejawan Di Ciduk Polisi.

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Setelah menggusur tempat peristitusi dan menangkap mucikari PSK yang beroprasi di Desa Koncer minggu yang lalu. Rabu kemaren (28/9/2016) Jajaran polres Bondowoso menciduk Kades muda Desa Kejawan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso.

Kades Kejawan, berinisial ABK (30) tertangkap tangan oleh petugas saat asyik mengkonsumsi sabu-sabu dikamar hotel klas melati nomer A9, ia ditangkap sekitar pukul 16.45 Wib. Proses penangkapan tersebut berjalan tanpa perlawanan sedikutpun dari tersangka, akhirnya kades muda tersebut dikelar ke Mapolres  Bondowoso untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu, seperangkat alat hisap, 1 pipit kaca bening dan korek api yang sudah didesain untuk digunakan sebagai alat hisap sabu, hal ini berdasarkan hasil informasi yang dihimpun Jatim Aktual.

Aksi Penangkapan Kades Kejawan ini dibenarkan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Afrisal SIK. Kades Kejawan tertangkap tangan setelah petugas kepolisian mendengar laporan masyarakat kalau tersangka akan menggunakan sabu disalah satu hotel ditampat ia ditangkap, setelah itu pihak kepolisian melakukan pengintaian karena diduga kuat kades tersebut telah menggunakan sabu. Kemudian polisi bergerak cepat sehingga akhirnya berhasil menangkap kades tersebut di saat sedang asyik mengkonsumsi narkoba.

"menurut pengakuan tersangka, sabu tersebut dibeli dari temannya, warga kabupaten Jember seharga 450 ribu perpaket," kata Afrisl Kepada Jatim Aktual.

AKP Asib SH MH, Kasat Resmobon menambahkan, "berdasarkan pengakuan tersangka saat diperiksa bahwa sebelumnya tersangka sudah empat kali mengkonsumsi narkoba jenis sabu, dan sampai dia tertangkap mengkonsumsi sudah yang kelima kalinya. Saat ditangkap tersangka mencoba membuang barang bukti, namun petugas langsung melakukan penggeledahan," Ujarnya.

"Dari tangan tersangka petugas menemukan dan menyita Barang Bukti (BB) satu paket Narkotika golongan 1, seberat 0,50 gram dan seperangkat alat hisap sabu. dari kasus tersebut tersangka diancam dengan pasal 112, ayat 1, subsider 127, ayat 1 huruf 2 UU nomor 35 tahun 2009, tentang Narkoba, dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun,"Ujarnya. (Arul).

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment