Membangun Kredibilitas.

JATIMAKTUAL, CURHAT,- Tulisan kecil dari cara kami berbagi dengan lintas sektor. Memenuhi undangan dalam rangka dialog pendek tentang dinamika politik yang menjadi bagian dari kewajiban sekaligus sharing informasi kemana dan bagaimana arah pembangunan seharusnya.

Bengsereh, 10 September 2016
Di kediaman mas Kholili Pashter

Kami mengakui bahwa pergulatan politik semakin hari akan semakin panas. Kompetisi demi kompetisi akan dimulai. Semua mata akan tertuju pada wajah wajah yang akan dipampang dipinggir jalan untuk menarik minat banyak konstituen. Jalanan akan menjadi sayembara terbuka spanduk dan banner. Perang urat syarat dan perang cyber di dunia maya sebentar lagi akan dimulai. Propaganda, konspirasi dan tendensi politik akan menyemarakkan persaingan menuju M1 dan M2.

Kami merupakan wajah baru di tatanan birokrasi pemerintahan yang tidak memahami arah pergerakan setiap calon calon yang digadang gadang maju. Namun, secara prinsip, kami berkeinginan dan menyampaikan kepada segenap undangan yang hadir yang notabenenya adalah Mahasiswa, mereka diharapkan mampu menjalankan peran mereka sebagai agent of change, control and social. Maka, ketegasan generasi muda ini yang perlu dipertegas arah dan tujuannya sehingga paling tidak dengan komitmen ideologi yang sudah baik akan tercipta perubahan yang sebenarnya.

Kamipun menyampaikan secara tegas dan gamblang serta mengajak sahabat Mahasiswa untuk memulai belajar menjunjung harkat dan martabat pribadinya. Jangan sampai tergadaikan oleh segelintir kepentingan orang. Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat negara yang memiliki peranan vital dalam pembangunan, pengembangan, pengawasan dan lain lain sehingga harapannya dimulai dari hari ini dan mereka, makarnya peredaran politic uang ( Money politic) harus distop atau dihentikan.

Selain berbincang tentang situasi politik. Kamipun membuka ruang kepada Mahasiswa untuk sedikit memulai kewirausahaan karena ini merupakan langkah membangun perekonomian. Tanamkan prinsip untuk hidup mandiri dan berani berdikari. Jika ruang kosong masih banyak bisa dibaca, kenapa kesempatan ini dibuang ke orang lain. Maka dari itu, waktunya bangkit sudah tiba. Bangkit dari dilema keterpurukan. Buang ego dan gensi dan majulah menjadi pemenang sebagai seorang entrepreneur sesungguhnya.

Terima kasih karena sudah memberikan kami kesempatan berbagi pengetahuan tentang program program pembangunan. Kami bukanlah orang yang tahu karena itu kami berdiskusi untuk jadi tahu. Semoga langkah siang ini dan pembahasan yang sudah dibahas tadi siang menjadi introspeksi bagi kita semua selaku pemuda harapan masa depan.
Kami memohon maaf jika dalam deskripsi singkat yang kami sampaikan kurang berkenan dan tidak sesuai dengan harapan. Kami hanya memenuhi kewajiban selaku muslim diantaranya jika diundang, maka hadir!

Mari jadikan momen ini menjadi gerakan yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kesantunan. Salam silaturrahmi dari kami kepada sahabat sahabat PMII baik Pamekasan, Sampang dan Sumenep. Kami tidak bisa memberi apa apa namun kami siap menjadi partner dan menjadi bagian dari njenengan semua!

Salam Fakta Dasa Warsa!
(kepala desa waru barat)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment