Penyandang Buta Aksara Masih Menumpuk, Beginikah Baground Kota Pendidikan di Pamekasan yang Dibanggakan?.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Momentum hari aksara internasional sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan.

Berkisar 50 mahasiswa yang berdomo di mulai dari Areal Monomen Arek Lancor Pamekasan Madura Jawa Tinur, Kamis (8/9/16) sekitar jam 10:00 wib. mereka berjalan menuju kantor DPRD Pamekasan.

Dalam pernyataan sikapnya, bertema "tingginya buta aksara di kota bertajuk pendidikan".

Wafi dalam orasinya mengatakan. "sebagai bagian dari masyarakat indonesia khususnya Masyarakat Kabupaten Pamekasan, kami yang tergabung dalam himpunan mahasiswa islam (HMI) cabang pamekasan merasa terpanggil untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendukung penuh pemberantasan buta aksara di negeri ini sehingga kehidupan bangsa ini bisa menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan negara-negara lainnya" tegasnya.

Pada momentum hari aksara internasional (HAI) yang ke 51 ini Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan menuntut DPRD Kab. Pamekasan harus proaktif dalam mengawal program pembrantasan buta aksara di lingkungannya sendiri.

Dinas Pendidikan Keb. Pamekasan harus mengevaluasi secara komprehensif pelaksanaan pemberantasan buata aksara di keb. pamekasan, khususnya program KF. (Abdurrahman)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment