Lepas Pisah Mahasiswa KKN Kelompok 154 Universitas Jember Ramaikan Suasana Desa Glingseran.

JATIM AKTUAL, BONDOWOSO,- Setelah menjalankan tugas kampus selama kurang lebih 45 hari, kini Mahasiswa KKN kelompok 154 yang berasal dari kampus Universitas Jember menggelar lepas pisah sebagai bentuk salam perpisahan dengan masyarakat setempat Desa Glingseran Kecamatan Wringin, senin (29/8/2016) Kemaren.

Berdasarkan pantauan media Jatim Aktual, acara lepas tersebut dimeriahkan dengan beberapa penampilan seni tari rekan-rakan Mahasiwa KKN, dalam acara tersebuat dihadiri oleh seluruh warga desa setempat, yang turut pula hadir dalam acara saudara Nuril Huda dan M. Kusnadi PLD Wringin, Sulaedi kades Glingseran beserta didampingi oleh perangkatnya dan tokoh masyarakat setempat.

disela-sela acara Ahmad Zainudin selakun Kordinator Kelompok KKN 154 mengangtakan bahwa lepas pisah diadakan merupakan buntut dari pengabdian kepada masyarakat didalam tugas wajib kegiatan KKN mahasiswa Universitas Jember"
"Menurutnya selama pengabdian yang telah dilakukan telah bersinergi dengan perangkat dan masyarakat Desa Glingseran untuk melendingkan program kegiatan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelatihan pembuatan Briket Tongkol jagung, sosialisai PHBS (prilaku hidup bersih dan sehat), pelatihan kewira usahaan dan sosialsas HIV/AIDS, "Ujarnya.

Selain itu Sulaedi, Kades Desa Glingseran juga mengatakan adanya Mahasiswa KKN telah banyak membantu pelaksanaan kegiatan didesa, seperti pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang sudah terlaksana dengan baik, dengan adanya mahasiswa KKN desa telah terbantu dalam menjalakan segala macam program yang telah direncanakan, dan masyarakat kami merasakan pemberdayaan," katanya.
Bisno selaku tikoh pemudan mengapresiasi terhadap kinerja yang telah dilakukan oleh rekan-rekan KKN, dia menilai seluruh program telah terlaksanakan dengan baik sehingga sangat berkontribusi besar terhadap pmberdayaan dan pendidikan masyarakat baik kalangan tua dan golonganmuda"

"Harapanya untuk tahun depat Desa Glingseran dapat jatah lagi mahasiswa KKN yang berasal dari kampus yang sama sehingga desa mendapatkan pemberdayaan seperti yang dirasakan saat ini,"Pungkasnya.(Arul/Muhri)*

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment