Tempat Relokasi PKL Giling Dituding Tabrak UU No.22 Tahun 2009 & UU No 38 thn 2004

JATIMAKTUAL, SUMENEP,- Masih Seputar Relokasi PKL, Sebagaimana pemberitaan diberbagai media bahwa terdapat kejanggalan dalam perelokasian PKL dari Taman Bunga (TB) ke Giling, sebagaimana komentar Ketua Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKI) Ach. Farid Azziyadi, bahwa hal tersebut dituding melabrak Pasal 28 uu no 22 tentang lalulintas. Ayat (1) dimana, setiap orang dilrang melakukan perbuatan yang mengakibtkan kerusakn dan/gangguan fungsi jalan.

Sementara pada ayat.(2) setiap orang dilarang melakukn perbuatan yang mengakibatkn gangguan pada fungsi perlengkapan jalan sebagaimana dimaksud dalm pasal 25 ayat(1). UU no 38  thn 2004. pasal (1) ayat (1) bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalm ruang manfaat jalan Dapat dikenakan sanksi.

" Maka dari itu Bupati dan Wabup wajib mempertimbangkan ulang terkait relokasi tersebut. karena selain Kabupaten Sumenep belum memiliki perda PKL, Kabupaten Sumenep juga tidak punya lokasi PKL yang termsuk zona aman/zona hijau." ujarnya.

Mestinya menurut Farid,  Pemkab Sumenep memiliki konsep terkait zona. seperti kota/kabupaten yang lain. Dimana dalm peroses pengaturan pasar/ perekonomian dan PKL,  ada (1) zona merah.dimana PKL/Pedagang lain tidak boleh berdagang di tempat ini. misalkan, dibahu jalan, torotoar, badan jalan dan fasilitas umum lainya. (2)  zona kuning. dimana PKL/pedagang yang lain boleh berjualan. tapi hanya satu minggu sekali. (3) zona hijau. Dimana zona ini khusus untuk PKL, untuk mengembgkn perekonomian masyarkat kecil/UKM. dan PKL diberikn pinjaman kredit oleh Pemkab. seperti Kabupaten yang lain.

" artinya Pemkab tidak hanya asal-asalan merelokasi. tapi kenyamanan dan kesejahteraan PKL juga dipikirkan. karena PKL juga manusia, selain itu tempat yang ditempati relokasi PKL TB jelas melanggar uu, Pasalnya mereka ada di zona merah." tandasnya.

Hingga saat ini masih belum dapat respon dari Wakil Bupati Sumenep, Ach Fausy. (Muhri)

Respon Pembaca.